::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Temui Menaker Singapura, Dubes Ngurah Swajaya Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Selasa, 10 Juli 2018 23:00 Internasional

Bagikan

Temui Menaker Singapura, Dubes Ngurah Swajaya Bahas Perlindungan Pekerja Migran
Singapura, NU Online
Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya bertemu Menteri Tenaga Kerja Singapura, Josephine Teo, Selasa (10/7). Pertemuan tersebut pertama kali sejak Menteri Josephine Teo menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan keduanya membahas berbagai isu ketenagakerjaan kedua negara, khususnya mengenai perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura. 

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Ngurah Swajaya mengapresiasi peranan Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MoM) dalam memberikan perlindungan bagi para PMI dan mengharapkan agar Indonesia dan Singapura dapat terus berkoordinasi dalam memberikan manfaat timbal balik yang positif untuk PMI bagi kedua negara. 

Dubes Ngurah Swajaya menjelaskan bahwa KBRI Singapura mengedepankan aspek beyond protection, yaitu pemberdayaan dan peningkatan kapasitas bagi PMI melalui penyelenggaran pelatihan keterampilan di berbagai bidang yang diminati sehingga para PMI memiliki modal keterampilan untuk memulai karir baru pada saat mereka kembali dari Singapura.

Dubes Ngurah Swajaya telah memberikan sertifikat hasil pelatihan kepada 600 PMI pada Ahad (8/7) yang mencakup bidang-bidang seperti barista, baking, menjahit, tata rias dan sebagainya. Kegiatan seperti ini sangat diapresiasi oleh Menaker Josephine Teo.

(Baca: 583 Pekerja Indonesia di Singapura Diwisuda)

Menteri Teo juga menyatakan keinginannya untuk menindaklanjuti hasil pertemuannya dengan Menteri Hanif Dakhiri yang dilakukan di Jenewa pada bulan Juni yang lalu di sela-sela 107th International Labour Conference di Jenewa, di antaranya mengenai kerja sama Skill and Career Development antaralembaga terkait di Indonesia dan Singapura. Menteri Teo mengharapkan kunjungan Menaker Dhakiri ke Singapura untuk membahas tidak lanjut pembicaraan dimaksud.

Selain bertukar pikiran mengenai Perlindungan PMI, Dubes Ngurah Swajaya juga memaparkan keinginan agar pekerja Indonesia dimungkinkan melakukan on the job training untuk sektor hospitality, termasuk dalam bidang pariwisata. Saat ini, pelatihan juga diberikan untuk caregiver dan perawat yang diharapkan dapat mengisi lowongan yang dibutuhkan di Singapura.

Mengingat potensi besar dalam bidang pariwisata dan ekonomi digital, Menteri Teo menyampaikan kesiapan mendukung kerja sama peningkatan SDM dan kerja sama antarlembaga pelatihan. 

Mengakhiri pertemuannya, disepakati KBRI dan Kemenaker Singapura terus berkonsultasi dan berkoordinasi untuk perlindungan PMI di Singapura dan menjamin manfaat timbal balik. Di samping itu, Dubes Ngurah Swajaya juga memberikan buku RISING 50 untuk peringatan 50 Tahun Hubungan Bilateral kedua negara yang diperingati 7 September 2017. (Red: Kendi Setiawan)