::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gus Muwafiq: Jangan Kaget dengan Pernyataan Ustadz Evie

Jumat, 10 Agustus 2018 22:15 Daerah

Bagikan

Gus Muwafiq: Jangan Kaget dengan Pernyataan Ustadz Evie
Gus Muwafiq, Sumber: Istimewa

JAKARTA, NU Online

KH Ahmad Muwafiq atau kerap dikenal Gus Muwafiq mengaku tak kaget dengan sikap Evie yang menyepelekan Nabi Muhammad SAW dengan menyebut Nabi sebagai orang yang tersesat. Menurut kiai asal Yogyakarta ini, pandangan demikian memang jamak ditemukan dari cara pandang kelompok penganut faham Wahabi.

“Kita NU jangan kaget dengan cara ustadz Evie, karena memang seperti itulah cara Wahabi memandang Nabi dan membaca Alquran,” kata Kiai Muwafiq, Kamis (9/8).

Berbeda dengan cara pandang kaum Nahdliyin yang sangat menghormati Rasulullah SAW beserta keluarganya, kelompok wahabi justru memandang nabi Muhammad SAW sebagai manusia biasa.

“Bagi mereka Nabi Muhammad itu manusia biasa sebelum menerima wahyu dan meninggal sebagai manusia biasa, sebab wahyu terakhir turun sewaktu haji wada’. Maka menurut mereka makam Nabi yang di Madinah itu kuburan manusia biasa yang gak masalah kalau mau dibongkar,” katanya.

Sebelumnya, Evie Affandi seorang ustadz muda yang tengah naik daun mengatakan bahwa Nabi Muhammad dilahirkan dalam keadaan sesat dan maulid Nabi Muhammad itu adalah peringatan atas kesesatan Nabi Muhammad.

“Setiap kita bodoh, ada di Alquran Surat Ad-Dhuha, wa wajadakan dhooollan fa hada. Setiap orang itu sesat awalnya, Muhammad termasuk. Maka kalau ada yang Mauludan ini memperingati apa ini, memperingati kesesatan Muhammad,” kata Evie tersebut dalam cuplikan video ceramahnya yang viral di media sosial.

Selain mendapat tanggapan dari Gus Muwafiq, Rais Syuriyah PCINU Australia dan New Zealand Nadirsyah Hosen juga membantah pernyataan Evie. Pernyataan Evie yang mengartikan bahwa kata dhallan bermakna sesat dibantah Gus Nadir dengan sejumlah tafsir, yang diantaranya adalah Tafsir at-Thabari mengutip penjelasan as-Suddi, Ibn Katsir, dan Sayid Quthb dalam kitab tafsirnya Fi Zhilalil Qur’an. (Ahmad Rozali)

Baca juga: Benarkah Nabi Muhammad Sesat sebelum Menjadi Nabi?

Baca juga: Saran MUI agar Ceramah ‘Muhammad Sesat Sebelum Nabi’ Tidak Terulang