::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Ruqyah Aswaja untuk Bentengi Persatuan Umat

Senin, 13 Agustus 2018 04:00 Daerah

Bagikan

Ruqyah Aswaja untuk Bentengi Persatuan Umat
Nganjuk, NU Online 
Dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan ke-73  Republik Indonesia, Komunitas Ruqyah Aswaja (Kran) Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pengurus Cabang Nganjuk bekerja sama dengan Kepolisian Resort (Polres) Nganjuk menyelenggarakan Ruqyah Massal Terapi Qur'ani. 

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas yang berada di lingkungan Polres Nganjuk Jalan Nganjuk - Madiun, Ahad (12/8) itu menghadirkan tokoh peruqyah Aswaja nasional sekaligus Ketua Umum JRA, Abdul Wahab.

Selain Ketua Umum JRA, tampak pula Dewan Pembina JRA Pusat dan Syuriyah PCNU Nganjuk KH Qolyubi Dahlan, Divisi Ruqyah JRA Pusat Mashadi Abror, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta beserta jajarannya.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa dalam sambutannya memaparkan bahwa Polres akan mendukung segala kegiatan masyarakat yang mempererat persatuan dan kesatuan toleransi.

"Kita tetap harus berorientasi pada kehidupan dunia akhirat," jelas AKBP Dewa.

Sementara Dewan Pembina JRA dan Syuriah PCNU Nganjuk KH Qolyubi Dahlan, tujuan kegiatan ini adalah untuk membentengi masyarakat dari ancaman radikalisme, melindungi masyarakat dari pengaruh golongan yang selalu mengkafirkan, memusyrikkan, menyesatkan, dan membid'ahkan golongan lain yang tidak sepaham dengan mereka.

"Menjadikan ruqyah sebagai benteng persatuan umat," papar Kiai Qolyubi.

Sebelum prosesi dimulai, peserta ruqyah diberi pemahan terlebih dahulu apa itu ruqyah. Ruqyah bukanlah kesurupan, melainkan doa kesembuhan baik penyakit medis maupun nonmedis dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an.

"Al-Qur'an adalah obat pertama dan utama bagi makhluk yang sakit," katanya.

Ruqyah massal terapi qur'ani dalam rangka HUT RI ini tampaknya menarik perhatian masyarakat Nganjuk dan sekitar. Tak pelak, ratusan peserta menghadiri dan mengikuti rangkaian prosesi ruqyah massal ini.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa, tak kurang 300-400 an peserta mengikutinya" ungkap Sudar El-Khofi, Ketua JRA Nganjuk.

Menurutnya, acara tersebut merupakan kegiatan rutin dari komunitasnya.

"Kami punya program rutin dengan kerja sama beberapa pihak untuk menyelenggarakan ruqyah massal terapi Qur'ani, kebetulan kali ini diselenggarakan Masjid Mapolres," kata Sudar.(Alfin Maulana Haz)