::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Calon Tunggal dan Pemilih Tunggal

Ahad, 26 Agustus 2018 09:00 Humor

Bagikan

Calon Tunggal dan Pemilih Tunggal
Ilustrasi humor (ist)
Setiap perhelatan pesta demokrasi tiba, partai politik sibuk menjajaki pencalonan. Ada seorang kader yang ngotot ingin menjadi calon tunggal partainya.

Untuk misi tersebut, dia mengumpulkan pendukung utamanya. Dalam pertemuan tersebut, ia pun berpidato dengan berapi-api agar menyukseskan calon tunggal tersebut.

“Saudara-saudara perlu tahu, saya calon tunggal partai ini. Tidak ada yang lain. Calon tunggal harus direalisasikan agar langsung fokus,” teriaknya dalam pidato.

Mendengar pernyataan tersebut, salah satu pendukungnya mengangkat tangan untuk menyampaikan pandangannya.

“Silakan, apa yang ingin saudara sampaikan,” ucap si calon tunggal.

Sambil berteriak pede dan bersemangat, pendukung itu berkata, “Siap pak! Saya juga akan menjadi pemilih tunggal bapak di pemilihan nanti!” (Ahmad)