::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Momen Emas Saat Jokowi-Prabowo Berpelukan

Rabu, 29 Agustus 2018 21:42 Nasional

Bagikan

Momen Emas Saat Jokowi-Prabowo Berpelukan
Jakarta, NU Online
Ada yang menarik dalam pagelaran Asian Games hari ini, yakni saat Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto berpelukan bersama pesilat Hanifan Yudani Kusumah, usai Hanifan meraih medali emas pada laga final pencak silat Asian Games 2018.

Sontak saja penonton yang memadati ruangan Padepokan Pencak Silat TMII bersorak gembira atas kemesraan dua tokoh yang akan bersaing dalam Pilpres 2019 ini. Kemeriahan ini tak berhenti di ruang itu saja. Jagad dunia maya khususnya jaringan media sosial meluapkan kebahagiaan yang sama.

Ratusan akun di media sosial ramai mengunggah kalimat pujian atas kemenangan sekaligus bersatunya dua tokoh tersebut. Putri Gus Dur, Yenny Wahid misalnya. Melalui akun instagramnya @yennywahid, ia mengunggah foto pelukan itu dengan kalimat singkat "love this picture", Rabu (29/8). Sejumlah akun bahkan berharap fenomena keakraban dua tokoh ini berlanjut hingga Pilpres 2019.

Hanifan Yudani Kusumah berhasil menambah perolehan medali emas Indonesia setelah unggul atas pesilat Nguyen Thai Linh asal Vietnam di pertandingan kelas C (50-55). Usai pertandingan, Hanifan mengekspresikan kebahagiaannya dengan berlari mengelilingi arena pertandingan sambil mengibarkan bendera merah putih, sebelum bersimpuh melakukan sujud syukur. 

Hanifan lalu menghampiri area VIP tempat di mana Jokowi dan Prabowo menonton pertandingan. Usai bersalaman, Hanifan memeluk keduanya sekaligus dan membuat seisi ruangan bersorak haru.

Sejumlah tokoh yang hadir juga disalami oleh Hanifan seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri, Menteri PAN-RB Syafruddin, dan Menko PMK Puan Maharani.

Hingga berita ini ditulis, Indonesia berhasil mengumpulkan 30 emas, 22 perak, dan 35 perunggu. Perolehan tersebut dianggap sebagai kebangkitan olahraga karena jauh melewati torehan terbaik Indonesia sebelumnya, yakni pada Asian Games 1962. Ketika itu, Indonesia sebagai tuan rumah dan hanya berhasil mengumpulkan 51 medali: 11 emas, 12 perak, dan 28 perunggu. (Husni Sahal/Ahmad Rozali)