::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sejumlah Kegiatan Marakkan Hari Santri di Jombang

Jumat, 14 September 2018 19:00 Daerah

Bagikan

Sejumlah Kegiatan Marakkan Hari Santri di Jombang
Jombang, NU Online
Panitia penyelenggara Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Jombang, Jawa Timur telah menetapkan sejumlah kegiatan yang akan menyemarakkan perhelatan HSN. 

Berbagai kegiatan disusun setelah melakukan koordinasi atarpanitia. Dan menghasilkan kegiatan yang cukup beragam untuk perhelatan HSN yang akan berlangsung selama tiga hari, dimulai 21 hingga 23 Oktober mendatang.

Ketua Panitia HSN Jombang 2018 Inswiardi merinci, dari beberapa kegiatan yang sudah tersusun tersebut akan dimulai dengan napak tilas muassis NU khususnya di Jombang. Usai kegiatan tersebut, secara resmi perhelatan HSN 2018 dibuka.

"Agenda pertama pada 7 Oktober yakni napak tilas muassis NU. Giat ini sudah ada penanggung jawab tersendiri," katanya, Kamis (13/9).

Setelahnya, disusul dengan pesta siaga pada 20 Oktober. "Dilanjutkan pada 21 Oktober dengan giat lomba merwarnai yang dimotori oleh Muslimat NU Jombang," ucapnya.

Pada waktu yang sama (21/9) juga akan dilangsungkan festival albanjari oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

"Nama-nama mereka yang bertanggung jawab dalam giat ini sudah masuk panitia," jelasnya.

Tak hanya itu, masih pada tanggal 21 Oktober akan digelar istighosah kubra oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang, bekerja sama dengan Ikatan Seni Hadrah Indonesia atau Ishari serta Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU).

"Baru kemudian secara formal HSN 2018 resmi dibuka setelah istighosah kubra," ucapnya.

Pria yang juga Ketua Pimpinan Cabang Lesbumi NU Jombang ini lebih jauh menuturkan, keesokan harinya, yakni pada 22 Oktober akan digelar apel HSN sekaligus peluncuran gerakan Jombang bersedekah.

"Dalam hal ini yang bertugas di antaranya LAZISNU, Ansor, Banser, Pagar Nusa dan RMINU," tuturnya.

Usai apel HSN kemudian dilanjutkan kirab akbar santri. Tak berhenti di situ, lantaran festival film santri akan menyemarakkan perhelatan HSN pada waktu itu pula.

Dan keesokan harinya (23/9) dilangsungkan halaqah nasional oleh ISNU bekerja sama dengan  PMII, Pergunu dan Fatayat. "Saat semuanya rampung pada 23 Oktober itu, kemudian secara resmi dilakukan penutupan HSN 2018," tandasnya. (Syamsul Arifin/Ibnu Nawawi)