::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesantren Virtual Rilis Aplikasi Manajemen Keuangan

Sabtu, 15 September 2018 00:30 Pesantren

Bagikan

Pesantren Virtual Rilis Aplikasi Manajemen Keuangan
Jakarta, NU Online
Di tahun baru Hijriyah 1440 ini Pesantren Virtual merilis program Sistem Manajemen Keuangan Pesantren (Simakupes). Program ini didistribusikan secara gratis menggunakan lisensi  waqaf untuk pesantren.

Muhammad Niam, ketua dewan asatidz Pesantren Virula menjelaskan tujuan dari program ini untuk memudahkan pesantren dalam mengelola manajeman keuangan, atau bisa disebut sistem akuntansi pesantren. Diharapkan aplikasi ini bisa mendorong pesantren dalam mengelola keuangannya secara akuntable dan moderen dengan berbasis IT. 

"Saat ini banyak pesantren mengelola dana bantuan dari Pemerintah, seperti Bantuan Operasional Santri (Bos Pesantren), Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan lainnya, Hadirnya Simakupes selain untuk membantu pesantren dalam manajemen keuangan sehari-hari, juga ditujukan agar pesantren yang mengelola dana-dana bantuan tersebut di atas terbantu dalam menyusun laporan keuangannya yang dituntut lebih cepat dan akuntabel," jelas Niam melalui rilis yang diterima NU Online, Kamis (14/9).

Disampaikannya, aplikasi Simakupes menyediakan fasilitas standard akuntansi dasar seperti menajemen Buku Kas Umum, Buku Pembantu Bank, Buku Pajak, pembuatan tanda bukti pengeluaran, kwitansi dan laporan-laporan. Modul Buku Pajak didesain secara khusus agar memudahkan dalam mengkalkulasi pajak mengingat kebanyakan pesantren belum terlatih dalam manajemen keuangan yang berorientasi pajak.

"Sebagai aplikasi berbasis web, Simakupes bisa dijalankan secara online, offline dan dalam jaringan, sehingga memungkinkan diakses secara jarak jauh ika diperlukan," terangnya.

Salah satu yang ingin ditekankan dalam aplikasi ini, lanjutnya, adalah kemudahaan dan penyederhanaan. Banyak program manajemen lembaga pendidikan, tetapi mengadopsi alur kerja yang rumit dan kompleks sehingga meyulitkan penerapannya dan memerlukan energi tambahan seperti training dan sosialisasi. 

Program disusun dengan pendekatan sangat user friendly dan self explanatory, yaitu mudah bagi pengguna untuk mempelajari sendiri dan  menerapkannya secara mandiri, bahkan tanpa training atau petunjuk khusus.

Meskipun demikan, Pesantren Virtual selalu siap membantu bila ada pesantren yang mengalami kesulitan. Pesantren Virtual merupakan salah satu situs dakwah yang menyediakan layanan konsultasi online 24 jam, baik melalui WA group atau web chat.

Simakupes menjadi pelengkap dari dua aplikasi untuk pesantren yang dirilis sebelumnya oleh Pesantren Virtual, yaitu  Sistem Manajemen Madrasah dan Pesantren (Simapes) dan Sistem Manajemen Aset Pesantren (Simasetepes)

Niam menyebut, Simapes telah mendapatkan sambutan positif dari kalangan pesantren di Indonesia. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Propinsi Jawa Tengah bahkan telah memfasilitasi SIMAPES agar dapat digunakan oleh pesantren-pesantren se Jawa Tengah. Menurut data yang masuk ke Pesantren Virtual, sudah ratusan pesantren yang megirimkan permohonan menggunakan Simapes.

"Simapes juga terus dikembangkan dengan menambah modul-modul yang diperlukan pesantren seperti manajemen asrama, keuangan dan dilengkapi dengan E-rapor sesuai Kurikulum 2013," jelasnya lagi.

Demo aplikasi-aplikasi kepesantrenan yang dikembangkan Pesantren Virtual bisa diakses di http://simakupes.pesantrevirtual.com, simapes.pesantrenvirtual.com dan simasetpes.pesantrenvirtual.com.
 
Untuk mendapatkan aplikasi tersebut bisa mengirimkan surat permohonan disertai profil pesantren/madrasah ke email info@pesantrenvirtual.com atau bisa berkonsultasi via Watshapp ke 081298666226.

"Semoga aplikasi tersebut bermanfaat bagi pesantren dan madrasah. Pesantren Virtual berkomitmen untuk terus mengembangkan aplikasi-aplikasi praktis yang diperlukan pesantren-pesantren," pungkasnya. (Red: Kendi Setiawan)