::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Job Fair BLK Bekasi Sediakan 9.000 Lowongan Pekerjaan

Kamis, 20 September 2018 03:45 Nasional

Bagikan

Job Fair BLK Bekasi Sediakan 9.000 Lowongan Pekerjaan
Bekasi, NU Online
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) dan Direktorat Jenderal  Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) menyelenggarakan job fair yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi pada tanggal 19-20 September 2018.

Sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, penyelenggaraan job fair di BLK Bekasi tidak dipungut biaya alias gratis bagi pencari kerja. Job fair di BLK Bekasi dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Tersedia 9.000 lowongan pekerjaan dari 84 perusahaan yang berasal dari  berbagai sektor usaha antara lain, industri start up, telekomunikasi dan teknologi informasi, perbankan, manufaktur, retail, agro industri, otomotif, dan jasa.

“Pelaksanaan job fair ini merupakan upaya mempertemukan pemberi kerja dan pencaker secara langsung. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Indonesia,” kata Menaker, M Hanif Dhakiri saat membuka job fair di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/9).

Menaker Hanif mengatakan melalui job fair angka pengangguran jumlahnya diharapkan akan terus menurun. Di samping itu, job fair juga berfungsi mempromosikan berbagai kebijakan dan program ketenagakerjaan. Acara ini juga diisi dengan seminar tentang motivasi kerja bagi para pencari kerja.

“Tingkat pengangguran turun dari 7,01 juta orang (6,33%) Februari 2017 menjadi 6,87 Juta orang (5,13%) Februari 2018. Oleh karenanya, kita terus mendorong semua pihak agar bisa menyelenggarakan pameran kerja di berbagai daerah bukan hanya di pusat," kata Menaker Hanif.

Penurunan jumlah penganggur, ungkap Menaker Hanif, menunjukkan bahwa jumlah kesempatan kerja yang tercipta lebih besar dari pada pertambahan angkatan kerja baru, sehingga jumlah pengangguran terbuka menjadi berkurang.

“Data informasi pasar kerja Kemnaker, menunjukkan pada tahun 2015 telah tercipta dan ditempatkan sebanyak 2,886 juta orang, tahun 2016 sebanyak 2,448 juta orang, dan tahun 2017 sebanyak 2,669 juta orang," imbuhnya.

Ditegaskan Menaker Hanif, melalui kegiatan-kegiatan penciptaan kesempatan kerja baik sektoral maupun perluasan kesempatan kerja, dalam tiga tahun terakhir telah dapat dilampaui target kesempatan kerja dua juta setiap tahunnya.

“Kegiatan job fair semacam ini adalah kegiatan yang sangat bagus untuk penyerapan angkatan kerja. Selain itu, ke depannya kita juga akan mengarahkan angkatan kerja untuk berani menjadi wirausaha membuka lapangan kerja baru," kata Menaker Hanif. (Red: Kendi Setiawan)