::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Banyak Kalangan Manfaatkan Teknologi untuk Keperluan Negatif

Jumat, 05 Oktober 2018 19:30 Daerah

Bagikan

Banyak Kalangan Manfaatkan Teknologi untuk Keperluan Negatif
Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jombang, Jawa Timur kembali menggelar ngaji dakwah digital. Kegiatan berlangsung Jumat (5/10) di aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat. Ini kali kedua sebagai tindak lanjut dari kegiatan serupa yang diselenggarakan Ramadhan lalu.

Penekanan dalam kegiatan yang panitia namai Ngaji Dakwah Digital Part 2 ini lebih terfokus pada pembuatan audio dan video dakwah yang memantik perhatian warganet.

Wakil Ketua PCNU Jombang Didin Ahmad Sholahudin saat memberikan sambutan mengatakan, setiap peserta hendaknya mengikuti dengan sungguh-sungguh. Mengingat pelatihan demikian dinilai sangat penting pada era perkembangan teknologi seperti saat ini.

"Dan tugasnya nanti peserta membuat video yang memuat ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah. Yakni Islam toleran atau Islam rahmatan lil alamin," katanya.

Perkembangan teknologi menurutnya tidak melulu berdampak positif. Namun kadang sebaliknya, seseorang dan kelompok tertentu memanfaatkannya untuk hal-hal negatif. Misalnya menyebarkan video yang memuat ujaran kebencian juga informasi tidak benar atau hoaks.

"Untuk itu saya mendorong setelah kegiatan ini ada follow up untuk bagaimana bisa membuat video yang bagus dan menarik," ucapnya.

Secara umum menurut dia, video yang digandrungi warganet akhir-akhir ini adalah video yang simpel dan tak butuh durasi panjang.

"Misal video dakwah yang hanya 5 menit dengan memuat topik dakwah yang berkembang," imbuhnya.

Hadir pada kesempatan ini, puluhan peserta perwakilan dari beberapa lembaga dan badan otonom (Banom) NU. Tampak pula sebagai narasumber kegiatan akademisi yang sekaligus Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang Mohamammad Ali Murtadho, pegiat teater dan video maker M Qowiyuddin Shofi serta praktisi video maker M Ali Ridho. (Syamsul Arifin/Ibnu Nawawi)