::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Peringati Hari Santri dengan Istighotsah Akbar dan Rokat Desa

Selasa, 09 Oktober 2018 11:00 Daerah

Bagikan

Peringati Hari Santri dengan Istighotsah Akbar dan Rokat Desa
Sumenep, NU Online
Dalam rangka memperingati tahun baru 1440 hijriyah, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Kecer, Dasuk, Sumenep, Jawa Timur, menggelar pengajian umum dan istighotsah akbar, Senin (8/10) malam. Kegiatan juga sebagai rangkaian rokat desa atau selamatan desa setempat.

Ketua PRNU Kecer, Kiai Hadis Thaha dalam sambutannya mengatakan, acara yang baru pertama kali digagas oleh pengurus ranting ini akan menjadi agenda tahunan. “Hal ini sesuai dengan hasil rapat kerja (Raker) yang disepakati bersama beberapa waktu lalu,” katanya. Pengajian umum dan istighotsah sudah ditetapkan sebagai agenda tahunan dan insyaallah tahun depan akan digelar lagi, lanjutnya.

Ia menambahkan, selain pengajian dan istighotsah, dalam acara tersebut juga dikemas sebagai hari santri, rokat dhisah atau selamatan desa serta santunan anak yatim.

“Karena kebetulan bersamaan dengan hari santri 2018, maka kita juga sepakat memperingati hari kebesaran santri nasional,” ungkapnya. Selain itu, ada rokat dhisah dan santunan anak yatim, tambahnya.

Kiai Hadis Thaha berharap, kegiatan tahunan ini bisa menggugah hati masyarakat Kecer khususnya, dan warga sekitar pada umumnya. “Untuk senatiasa bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT dan tidak terpengaruh isu politik yang sedang memanas,” jelasnya.

“Mari kita bedoa dan berdzikir bersama untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia,” pesannya. 

Manurutnya, NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dan menganut paham Ahlussunah Waljamaah. “Karenanya akan tetap mendorong adanya keutuhan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang undang Dasar 45 serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutupnya.

Pada acara tersebut, ratusan masyarakat dari berbagai elemen terlihat khidmat mengikuti istighotsah akbar yang berpusat di area Asta Talang.

Tampak hadir para tokoh ulama, habaib dan pejabat. Mereka antara lain KH Zainurrahman Hammam Pengasuh Ponpes Al Muqri Pragaan selaku penceramah. Juga Ketua Majelis Wakil Cabang NU Dasuk, Kapolsek Dasuk dan jajarannya, masyayih se-Kecamatan Dasuk, santri serta masyarakat umum. (Mahrus/Ibnu Nawawi)