::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Di Gowa, Kirab Satu Negeri Disambut Tarian Adat

Kamis, 11 Oktober 2018 16:20 Nasional

Bagikan

Di Gowa, Kirab Satu Negeri Disambut Tarian Adat

Jakarta, NU Online

Rombongan Kirab Satu Negeri Zona Miangas tiba di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (11/10) malam dan langsung diterima Bupati Gowa Adnan Puricta Ichsan Yasin Limpo. Penyambutan terlihat istimewa karena rombongan diterima di Situs Sejarah Kerajaan Gowa, Rumah Adat Balla Lompoa, di Jalan KH Wahid Hasyim Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam prosesi penyambutan digelar pentas seni tradisional yang merupakan bagian dari acara Kirab Satu Negeri. Pentas seni tradisional digelar Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Selatan di halaman Balla Lompoa dengan menampilkan tari empat etnis, yakni Bugis, Makassar, Mandar, Toraja.

Koordinator Kirab Satu Negeri di Gowa, Ismail, mengatakan, melalui acara Kirab Satu Negeri ini, GP Ansor ingin menunjukkan Indonesia adalah negara indah, damai, dan penuh toleransi antarsesama. Pada kesempatan itu, ia juga mengajak para pemuda agar terus mencintai tanah air dan turut menjaganya.

“Indonesia lahir karena keberagaman, mulai dari keragaman suku sampai agama. Kami mengajak para pemuda untuk teguh menjaga dan mencintai Indonesia. Selama 84 tahun usia Ansor, kami terus berkomitmen untuk menjaga Indonesia, memperkokoh NKRI sebagai kekuatan dan konsensus kebangsaan. Kami ucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gowa yang menyambut kami,” kata Ismail, di Gowa Kamis (11/10).

Sementara, Bupati Gowa Adnan Puricta Ichsan YL mengaku bangga dan apresiatif terhadap kegiatan ini. Kegiatan ini merurutnya merupakan bukti komitmen yang tinggi dari Ansor pada bangsa Indonesia.

”Apresiasi untuk Ansor. Ini juga sebuah kebanggaan bagi kita. Karena sampai hari ini masih ada pemuda begitu cinta kepada negeri dan bangsanya. Kita tidak mungkin bisa membayangkan jika kita tidak memiliki pemuda yang peduli seperti Ansor ini. Sekarang kita hadir untuk mencintai dan memajukan bangsa kita ini agar lebih baik dan lebih maju kedepannya,” ungkap bupati termuda di Indonesia Timur ini.

Menurut dia, pemuda-lah yang membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Zaman sekarang sangat jarang ada pemuda yang ingin ikut berkontribusi untuk negara. ”Kami berharap ke depan GP Ansor dapat terus berbuat lebih baik lagi. Baik untuk negara, Sulawqesi Selatan dan, khususnya, Kabupaten Gowa,” harapnya. (Red: Ahmad Rozali)