::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Habib Umar bin Hafidz Dijadwalkan Kaji Kitab Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Jakarta

Jumat, 12 Oktober 2018 14:00 Nasional

Bagikan

Habib Umar bin Hafidz Dijadwalkan Kaji Kitab Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Jakarta
Jakarta, NU Online
Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz dijadwalkan akan mengkaji Kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim dan Bahjatul Mahafil di Hotel Aryaduta, Jakarta pada Sabtu, (13/10) pukul 15.00 -17.30 Wib.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama antara Pengurus Syuriah PBNU, Majelis Muwasholah dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon. Wasekjen PBNU Hery Haryanto Azumi mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar sebulan sekali yang biasanya diselenggarakan melalui teleconference dari kediaman Habib Umar bin Hafidz di Yaman.

“Ini adalah kali kesepuluh penyelenggaraan kegiatan ini. Sebelumnya biasanya teleconfrence tapi sekarang alhmadulillah Habib Umar bin Hafidz bisa langsung rawuh di Jakarta,” kata Hery H Azumi kepada NU Online, di Jakarta, Jumat (12/10).

Dalam rangkaiannya, acara akan dimulai dengan Shalat Ashar berjamaah. Kemudian acara dilanjut dengan istighotsah yang akan dipimpin oleh PJ Rais ‘Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar yang akan dilanjutkan pembacaan Tahlil dan Maulid oleh Habib Ahmad Alhabsyi Pasuruan. 

Habib Umar bin Hafidz dijadwalkan akan mengkaji kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim karya Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan Bahjatul Mahafil karya Imam Yahya bin Abu Bakar Al-Amiri.

Hery menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari keinginan untuk mengetengahkan pemikiran ulama Nusantara kepada umat Islam di seluruh dunia. Pemikiran ulama Indonesia dianggap dapat menjadi alternatif bagi pemikiran Islam di dunia saat ini. 

“Menjelang seabad NU kami berpikir bahwa sumbangan pemikiran ulama NU yang universal dapat dipromosikan ke ulama-ulama Internasional. Dan Alhamdulillah yang terdepan dalam upaya mempromosikan adalah Habib Umar bin Hafidz selama ini,” ujarnya. 

Dari itu semenjak bulan Maulid 1439 H atau sekitar sepuluh bulan lalu, pengajian rutin ini digelar setiap bulannya melalui teleconference

Dalam kunjungannya ke Indonesia saat ini, Habib Umar bin Hafidz dijadwalkan mengunjungi beberapa kota untuk memberikan ceramah dan pengajian seperti Ciledug, Cidodol dan Jakarta, Sumedang, Bandung dan Cirebon Jawa Barat, serta Samarinda Kalimantan Timur. Seluruh rangkaian ini kegiatan ini ditempuh selama 10 hari mulai 5 hingga 15 Oktober 2018. (Ahmad Rozali)