Daerah

PCNU Wonogiri Tidak Inginkan Konflik Horizontal

Jumat, 24 Januari 2014 | 06:00 WIB

Wonogiri, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Wonogiri Mubarok mengimbau semua pihak khususnya warga NU di Wonogiri agar selalu menjaga kerukunan antarumat beragama dan antargolongan. Ia berpesan agar jangan sampai terjadi konflik sesama warga yang mencederai ketenteraman.

<>

“Wonogiri saat ini sudah sangat tenteram dalam kehidupan keagamaan. Kami tidak ingin ada konflik yang memicu SARA,” kata Mubarok, Rabu (22/1).

Imbauan ini dipicu adanya aksi peleparan batu ke atap masjid dan pemutusan kabel pengeras suara saat warga NU sedang menggelar pengajian rutin “selapanan”.

Pada waktu kejadian sebanyak 400 warga Nahdliyin sedang melangsungkan pengajian di masjid Al-Hikmah di lingkungan Kedungrejo kelurahan Jatipurno kecamatan Jatipurno.

“Saya cek ke lokasi kejadian Selasa (21/1) malam sekira pukul 20.30 WIB,” terangnya.

Mubarok menilai aksi pelemparan batu itu merupakan aksi teror yang dapat merusak kerukunan beragama dan golongan beragama. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

Semua elemen diharapkan mampu berkontribusi menciptakan suasana kondusif, pungkasnya. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)


Terkait