Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Aktif Berkegiatan Ciri Organisasi yang Sehat

Aktif Berkegiatan Ciri Organisasi yang Sehat
Pringsewu, NU Online
Keaktifan para pengurus dalam melaksanakan program kerja berupa kegiatan-kegiatan keorganisasian merupakan barometer bagus dan tidaknya sebuah organisasi. Hal ini sekaligus dapat menumbuhkan aura positif dalam sebuah organisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua PCNU Pringsewu KH Hambali didepan Pengurus MWC NU dan seluruh Ranting NU di Kecamatan Pringsewu, Jumat (18/3) saat menjelaskan tentang Kriteria yang dinilai pada Lomba MWC dan Ranting Sehat NU dalam rangka menyambut Harlah Ke-93 NU.

"Jika pengurusnya punya banyak gagasan atau ide dalam rangka menggairahkan atmosfir organisasi, maka organisasi tersebut akan tumbuh dan berkembang dengan baik," Kata KH Hambali selaku Tim Pendamping Lomba tersebut untuk Kecamatan Pringsewu.

Ia menegaskan bahwa dalam sebuah organisasi, kegiatan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh para anggotanya. Selain sebagai sarana menghidupkan organisasi, berbagai macam kegiatan tersebut juga akan meningkatkan intensitas komunikasi sehingga keberlangsungan organisasi akan dapat terjaga dengan baik.

Oleh karenanya, Ia berharap Jamiyyah NU khususnya di Pringsewu sebagai organisasi Sosial Keagamaan, harus terus meningkatkan kegiatan-kegiatan yang semuanya bermuara kepada kelanggengan Jamiyyah dan Jamaah. 

Pada kesempatan tersebut KH Hambali yang juga Ketua MUI Kabupaten Pringsewu ini juga mengingatkan bahwa tahun 2017 merupakan tahun politik khususnya di Kabupaten Pringsewu. Pada tahun tersebut Pringsewu akan menggelar hajat besar yaitu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu untuk memilih Pemimpin 5 tahun kedepan.

Ia mengingatkan bahwa NU bukan organisasi politik. Hal ini sesuai dengan Khittah NU yang tidak diperkenankan ikut berpolitik praktis. "NU bukan Parpol. Secara kelembagaan NU tidak boleh mencalonkan dan mendukung pasangan tertentu dalam Pilkada," tegasnya.

Namun menurutnya, NU Pringsewu tidak melarang apabila ada kader terbaik yang dimilikinya ikut andil dalam pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Pringsewu. "Apalagi kader tersebut diharapkan oleh warga NU untuk maju," ujarnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×