Banser Rembang Dirikan Posko Mudik di Tempat Rawan Kejahatan
NU Online · Ahad, 3 Juli 2016 | 11:04 WIB
Banser Rembang dalam waktu dekat akan mendirikan posko di tempat yang rawan aksi tindak kejahatan. Posko yang satu ini rencananya akan didirikan di Desa Mantingan Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Hal itu disampaikan secara langsung oleh Ketua GP Ansor Rembang H Hanies Cholil Barro' (Gus Hanies), Sabtu (2/7).
Menurutnya, Mantingan merupakan wilayah yang bukan hanya rawan kecelakaan, tetapi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Blora ini juga rawan tindak kejahatan. Kerawanan ini terjadi bukan hanya di hari-hari biasa tetapi juga saat mudik tiba. Posko tersebut merupakan posko tambahan dari empat posko mudik di wilayah pantura.
"Seperti biasa, kita mendirikan sejumlah posko mudik bagi para pemudik sifatnya tetap sama membantu membantu aparat yang berwenang dalam hal ini seperti tahun-tahun biasanya.”
Di Kabupaten Rembang, GP Ansor mendirikan empat posko mudik di sepanjang jalan pantura yang dimulai serentak pada Sabtu 2 Juli 2016. Posko yang pertama didirikan oleh Satkoryon Kecamatan Kaliori yang ditempatkan di perbatasan Rembang-Pati di Desa Tambak Agung. Posko kedua berada di dalam Rembang kota di sebelah selatan SPBU Desa Tireman, tepatnya sebelah barat gapura Rembang Bangkit Timur. Ketiga di depan Masjid Sluke. Sementara posko keempat di depan masjid Karang Lincak Kecamatan Kragan.
Adanya empat posko mudik di wilayah pantura dan satu di perbatasan Rembang-Blora, Gus Hanies berharap hal dapat sedikit membantu aparat penegak hukum menekan angka kecelakaan dan tindak kejahatan menjelang lebaran tiba. Hanies berharap, hal yang sama juga dilakukan Satkorcab Banser Blora untuk menempatkan personelnya di perbatasan Rembang-Blora. (Ahmad Asmu'i/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua