Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Empal Gentong, Kuliner Khas Cirebon jadi Buruan Peserta Kongres IPNU-IPPNU

Empal Gentong, Kuliner Khas Cirebon jadi Buruan Peserta Kongres IPNU-IPPNU
Makanan empal gentong khas Cirebon laris di arena kongrres
Makanan empal gentong khas Cirebon laris di arena kongrres
Cirebon, NU Online
Empal Gentong, kuliner khas masyarakat Cirebon banyak diburu oleh peserta Kongres IPNU XIX dan IPPNU XVIII yang berlangsung Jumat-Senin (21-24/12) di Pesantren KH Aqil Siroj (KHAS) Kempek Cirebon Jawa Barat. 

Menurut pantauan NU Online, beberapa pedagang 'Empal Gentong' yang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi kongres terlihat tak pernah sepi dari pengunjung yang kebanyakan mereka adalah peserta maupun penggembira Kongres IPNU-IPPNU. 

Laela, delegasi Kongres IPPNU dari Kalimantan Selatan mengatakan, ia membeli 'empal gentong' karena merasa penasaran dengan kuliner khas kota udang itu. "Penasaran saja, ingin tahu rasanya bagaimana," katanya kepada NU Online, Ahad (23/12). 

Hal senada juga diungkapkan Abib Ali Maulana, ketua IPNU Cabang Binjai Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, 'empal gentong' memiliki cita rasa yang khas yang tidak ada di daerah lainnya. "Rasanya begitu sedap, dan kuahnya pas untuk dinikmati saat lapar," jelas pria usia 23 tahun itu. 

Empal gentong adalah masakan yang mirip dengan gulai. Cara memasaknya dibakar menggunakan kayu bakar di dalam gentong atau periuk tanah liat. Daging yang digunakan untuk membuatnya adalah usus, babat, dan daging sapi. 

"Selain menggunakan kayu bakar dan gentong, makanan ini juga dapat disajikan menggunakan kucai dan sambal berupa cabai kering giling, serta juga dapat disajikan dengan nasi atau lontong," ujar salah seorang pedagang empal gentong, Darman kepada NU Online.        . 

Dikatakan, empal gentong juga ada yang terbuat dari daging itik dan dimasak dengan kuali yang terbuat dari tanah liat. Sehingga memunculkan aroma wangi yang berasal dari kuah yang berwarna kuning yang mampu menggoda siapapun penikmatnya menjadi tak sabar untuk menyantapnya. 

Selain empal gentong, beberapa kuliner khas Cirebon yang lain yang bisa dibeli di area kongres antara lain, donceng, tahu gejrot, dan lain-lain. (Kifayatul Ahyar/Muiz



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×