Daerah

Kemandirian Ma'arif NU Terus Digenjot

NU Online  ·  Rabu, 1 Maret 2017 | 17:03 WIB

Kemandirian Ma'arif NU Terus Digenjot

Ketua LP Ma'arif NU Jateng Agus Sofwan.

Tegal, NU Online
Kemandirian Lembaga Pendidikan Ma'arif NU perlu terus digenjot agar tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah dan membebani orang tua siswa. Akibat tidak adanya semangat kemandirian, menjadikan LP Ma'arif kurang bergairah sehingga terlalu tertinggal dengan Lembaga Pendidikan lainnya.

“Meski sekolah dan madrasah NU sudah terlahir lebih lama, tapi ketika berlaga selalu kalah dalam setiap event,” ujar Ketua PW LP Ma'arif Agus Sofwan saat pembinaan pada Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Kepala MI/SD, MTs/SD, MA/SMA/SMK LP Ma'arif NU Provinsi Jawa Tengah, di Pendopo Bupati Tegal, Ahad (26/2) lalu.

Dia mengajak seluruh peserta Rakerdin untuk mengoptimalkan potensi diri. Kepercayaan diri perlu ditanamkan untuk menumbuhkan jiwa mandiri. “Sebenarnya, kita bisa memenuhi kebutuhan sendiri seperti pengadaan baju batik, buku ke-NU-an dan lain-lain,” terangnya.

Dari hasil perputaran usaha mandiri, lanjutnya, bisa menjadi bekal pembiayaan kegiatan lainnya. Namun demikian perlu laporan pertanggungjawaban secara periodek untuk mengetahui kualitas.

“Ma'arif, sekali lagi jangan hanya dijadikan ajang kepentingan diri sendiri apalagi kepentingan politik,” ucap Agus yang juga pemilik Sekolah Unggulan Nasima Semarang.

Fokus pendidikan harus dinomorsatukan sebagaimana dicontohkan Negara Libanon, meski dalam suasana perang tapi pendidikan jalan terus. 

Agus juga mengajak kepada seluruh Kepala Sekolah untuk memfasilitasi kegiatan komisariat IPNU-IPPNU. “Misi LP Ma'arif Jateng yang mandiri, berkualitas dan profesional dalam bingkai Aswaja NU harus kita ujudkan bersama-sama,” tegasnya.

Potensi LP Maarif di Jateng sebenarnya sangat potensial karena memiliki data kasar ada 1 juta siswa, 4 ribu Madrasah dan sekolah serta 72 ribu guru yang tersebar diberbagai cabang.

“Prinsipnya, kalau masyarakat sudah merasa diuntungkan oleh Ma'arif, maka masyarakat akan menaruh kepercayaan pada lembaga pendidikan yang di kelola Ma'arif,” tandasnya.

Ketua LP Ma'arif Kabupaten Tegal selaku tuan rumah merasa senang karena pada pertemuan kali ini seluruh Ketua PC LP Ma'arif NU dari Pemalang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes seluruhnya hadir. Sedangkan Kepala Sekolah yang hadir mencapai 237 orang. (Wasdiun/Fathoni)