PMII Ya’qub Husein Inginkan Mahasiswa Baru Terampil Menulis
NU Online · Jumat, 5 September 2014 | 14:05 WIB
Jakarta, NU Online
Pimpinan Komisariat PMII Ya’qub Husein Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Urwatul Wutsqo Jombang memfasilitasi puluhan mahasiswa baru dalam pelatihan menulis di aula Balai Desa Bulurejo kecamatan Diwek, Jombang. Mereka mendampingi mahasiswa baru dalam menulis karya ilmiah dan karya populer, Kamis (4/9) pagi.
<>
Mantan Presiden Mahasiswa STIT Al-Urwatul Wutsqo, Romza mengantarkan materi penulisan opini sebagai salah satu jenis karya populer.
“Menulis sebuah opini tidak serumit menulis makalah atau skripsi. Karena opini tidak perlu tebal dengan rincian referensinya dalam footnote atau daftar pustaka,” terang Romza di depan puluhan peserta pelatihan.
Romza yang kini berkarir sebagai jurnalis di sebuah media cetak nasional ini menganjurkan peserta lebih banyak membaca demi memperkaya bahan penulisan.
“Referensinya harus kuat dan bisa dipertanggungjawabkan. Analisanya juga dipertajam agar tulisannya bernilai tinggi. Dalam opini, gagasan harus aktual dan murni dari pemikiran kita,” lanjutnya.
Ketua PMII Jombang Mahmudi dalam sambutannya berharap kegiatan ini cukup membekali keterampilan dasar menulis bagi mahasiswa baru. “Menjadi mahasiswa merupakan pilihan. Kita harus memahami dan melestarikan semua tradisi ilmiah kemahasiswaan tidak terkecuali menulis,” kata Mahmudi.
Senada dengan Mahmudi, Ketua PMII Ya’qub Husein Tolak Ediy berharap pelatihan ini memberikan gambaran kepada peserta agar mudah mengerjakan tugas perkuliahan, terlebih menulis makalah. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
3
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
4
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua