Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Hukum Nge-prank dalam Islam

Hukum Nge-prank dalam Islam
Ngeprank dengan tujuan merendahkan dan menghina orang lain tidak diperbolehkan (Foto:NOJ/mediaindonesia)
Ngeprank dengan tujuan merendahkan dan menghina orang lain tidak diperbolehkan (Foto:NOJ/mediaindonesia)

Prank berasal dari bahasa Inggris yang artinya gurauan, candaan. Belakangan prank kerap dimaknai sebagai lelucon yang diatur seolah-olah serius, tapi ternyata hanya bohongan dengan tujuan supaya target prank merasa kaget, terkejut, atau bahkan merasa malu


Dalam situasi tertentu, prank digunakan sebagai cara untuk mendongkrak popularitas youtuber yang akhirnya menghasilkan keuntungan bagi pemilik channel. Tak ayal, prank menjadi kebiasaan menguntungkan bagi sebagian orang, namun membuat kesal orang lain.


Pertanyaannya, bagaimana hukumnya ngeprank?


Berpijak dari pendefinisian tersebut, ngeprank sebenarnya identik dengan menjahili, membuat usil orang lain. Contohnya ngeprank dengan cara menyamar sebagai hantu, monster, agar masyarakat...

Baca selengkapnya di https://jatim.nu.or.id/keislaman/ngeprank-begini-hukumnya-IPvAe


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Jatim Lainnya

Terpopuler Jatim

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×