Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Dua Bintang IPPNU: Kader NU Siap Hadapi Revolusi Industri

Dua Bintang IPPNU: Kader NU Siap Hadapi Revolusi Industri
Cirebon, NU Online
Pada perhelatan Kongres Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) pada Ahad (23/12) malam, menggelar live talkshow Bincang Bintang IPPNU. Kegiatan menghadirkan dua bintang, Esti Kurniati dan Nurul Hidayatul Ummah.

Sebagai terminologi dari kemajuan zaman dan berkembangnya teknologi, Nurul dan Esti juga menyampaikan bahwa era milenial harus menjadi perhatian khusus bagi kader IPPNU. Sebab, pemuda NU adalah garda terdepan sebagai agen perubahan.

Salah satu topik yang dibahas oleh kedua bakal calon Ketua Umum IPPNU tersebut mengenai peran generasi milenial Nahdhatul Ulama di era revolusi industri 4.0. 

“Saat ini, zaman sudah memasuki revolusi industri 4.0, semua sudah serba digital,” kata Nurul. Sebagai kader terdepan NU yang juga agen of cange atau agen perubahan, pelajar perlu menguasai, menyiapkan diri, meningkatkan pengetahuan dan soft kill yang dimiliki untuk menyambut revolusi tersebut, lanjut mantan Sekretaris Pimpinan Cabang IPPNU Tangerang Selatan yang juga pernah mengenyam pendidikan di University of Leicester, United Kingdom.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Nurul, Esti juga mengatakan bahwa para kader IPPNU harus mampu menghadapi era milenial dengan tidak mengesampingkan nilai kebudayaan dan kearifan lokal bangsa Indonesia. Esti yang merupakan mantan Ketua Pimpinan Cabang IPPNU Banyumas sekaligus mahasiswi magister hukum, Universitas Indonesia tersebut menyampaikan bahwa untuk mengikuti arus globalisasi harus ada ruang untuk tetap mengedepankan budaya bangsa sendiri.

“Di era teknologi, era milenial, kita sebagai warga negara yang memiliki banyak suku bangsa harus tetap ingat kebudayaan lokal. Kita harus menyiapkan diri, tidak terlalu mengikuti arus, dan tidak boleh melupakan kearifan lokal,” ungkapnya.

Baik Esti maupun Nurul sepakat, bahwa kader NU diyakini siap untuk menghadapi revolusi industri 4.0 di era millenial, di mana kemajuan teknologi semakin berkembang pesat.

Dua bintang IPPNU tersebut hadir dalam Kongres Talk, Kongres IPNU-IPPNU yang merupakan rangkaian Kongres XVIII IPPNU yang berlangsung di Pondok Pesantren KH Aqil Siroj Kempek, Kabupaten Cirebon sejak Jumat hingga Senin (21-24/12). (Annisa Moezha/Ibnu Nawawi)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×