Mahasiswa Diminta Responsif terhadap Perubahan Dunia Kerja
NU Online · Kamis, 13 Februari 2020 | 21:00 WIB
"Kami ingin bermain di hulu, mengajak, mengingatkan kepada penghasil-penghasil tenaga kerja terampil untuk ngeh dengan perubahan dunia kerja, digital disruption. Ada jabatan-jabatan lama yang hilang, tapi sunatullahnya hilang itu berganti dan tumbuh jabatan-jabatan baru," kata Plt Dirjen Binapenta & PKK Aris Wahyudi, di sela-sela acara 'Kemnaker Goes to Campus' di Unusia Parung, Bogor, Kamis (13/2).
Aris mengatakan, di era digital, kreativitas harus dimiliki oleh angkatan kerja. Untuk itu sebuah kampus seperti Unusia ini sudah selayaknya memiliki iklim yang membuat mahasiswanya responsif terhadap perubahan dunia kerja.
"Itulah kita datang untuk mengajak stakeholder, kampus, untuk mengubah paradigma, mahasiswa kita didik, kita latih agar responsif," ucapnya.
Ia pun menyatakan bahwa pihaknya akan membangun pusat jasa ketenagakerjaan di Unusia sebagai tempat bimbingan dan penyuluhan jabatan, sehingga nantinya ketika mahasiswa lulus kuliah tidak merasa kebingungan.
"Jadi kehadiran kita di sini adalah untuk memberikan
guiden partnership agar anak-anak kita lulusan perguruan tinggi, khususnya Unusia ini tidak galau ketika lulus kuliah," ucapnya.
Ia juga menyatakan bahwa kehadiran program Kemnaker Goes to Campus untuk berbagi informasi tentang dunia kerja dan ekosistem ketenagakerjaan sejak dini kepada mahasiswa. Sehingga institusi kampus akan bisa melakukan reorientasi dan revitalisasi program dan kegiatannya (intended maupun hidden curriculum) secara tepat, efektif dan efisien.
"Tugas kampus dan lembaga pendidikan dan pelatihan, formulanya cukup 3-C, yaitu membuat mahasiswa Competence ( cognitif, afektif& psikomotorik), Confidence (percaya diri), & Connected  (terhubung dengan dunia kerja)," jelasnya.
Pewarta: Husni Sahal
Editor: Abdullah Alawi
Â
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
PMII Jakarta Timur Tuntut Keadilan Usai Kadernya Tertembak Peluru Karet hingga Tembus Dada
6
Kapolda Metro Jaya Diteriaki Pembunuh oleh Ojol yang Hadir di Pemakaman Affan Kurniawan
Terkini
Lihat Semua