Nasional

Menyimak Kembali Lagu Nasida Ria ‘Damailah Palestina’

Ahad, 10 Desember 2017 | 12:57 WIB

Menyimak Kembali Lagu Nasida Ria ‘Damailah Palestina’

Ilustrasi (© Reuters)

Purworejo, NU Online
Sebuah grup musik asal Semarang yang ngetren di era 80-90-an, dan sampai kini masih eksis, telah lama menyuarakan perdamaian untuk Palestina dengan sebuah lagu. Grup musik itu bernama Nasida Ria.

Pada album Volume 12 bertajuk "Tahun 2000", grup kasidah yang semua personelnya digawangi oleh perempun itu menyanyikan lagu yang diciptakan oleh Drs. H. Abu Ali Haidar itu merilis lagu berjudul “Damailah Palestina”. Berikut adalah penggalan liriknya:

Palestina negeri para Rasul dan para Nabi
Tempat suci umat Yahudi Nasrani dan umat Islam
Jadi lambang kerukunan semua agama samawi

Tapi kini oh nasibmu
sangat menyedihkan
Bumimu panas tersiram darah
Penuh pembantaian dan penculikan

Wanita dan anak-anak yang tak berdosa
Menjadi korban ganasnya perang
Hampir punah oh Palestina

Reff.

Damailah hai umat Yahudi
Ingatlah petujuk Alloh dalam kitab Suci Taurat

Damailah hai umat Nasrani
Ingatlah petunjuk Alloh dalam kitab suci Injil

Damailah wahai umat Islam
Ingatlah petunjuk Alloh dalam Qur'an
Kembalilah pada Yang Maha Esa

Dunia jangan adu domba Palestina
Bantulah perdamaian Palestina
Koor:
Damailah... Damailah.. Palestina (2x)

Lirik lagu di atas, mencerminkan bahwa pencipta lagu sekaligus Nasida Ria – yang menyanyikan lagu itu – memiliki spirit pembebasan yang tinggi. Dibalik nuansa religi grup legendaris itu, tersimpat semagat revolusioner yang tinggi.

Sampai kini, di tengah keputusan Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan menuai kontroversi, lagu ini masih relevan untuk didengarkan dan menggugah kesadaran.

Dengan alunan alat musik yang kaya dan beragam, lagu itu masih memikat banyak pendengar. Ditambah suasana Palestina yang sampai kini masih berkecamuk, spirit lagu itu seakan terus hidup, menyuarakan kebenaran dan lantang menuntut keadilan.

Lagu-lagu Nasida Ria—grup kasidah yang dibentuk oleh H.M. Zain dan Hj. Mudrikah Zain pada 1975—selalu lantang menyuarakan kebenaran. Ada baiknya, sesekali kita simak ulang spirit pesannya dalam balutan nadanya, di tengah gempuran budaya musik pop yang banyak membuaikan realita.

Akhirnya, semoga negeri Palestina dapat segera aman, tenteram, damai dan sejahtera. Setidak-tidaknya, kita berjuang dengan mendoakannya. Untuk kemerdekaan Palestina seutuhnya, Alfaatihah. (Ahmad Naufa/Mahbib)