Home Lapsus Warta Fragmen Quran New Keislaman Ramadhan Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Khutbah Cerpen Ubudiyah Daerah Sirah Nabawiyah Seni Budaya Internasional Risalah Redaksi Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Ngaji Ramadhan Bareng Kiai NU: dari Gus Mus, Kiai Moqsith, hingga Gus Ulil

Ngaji Ramadhan Bareng Kiai NU: dari Gus Mus, Kiai Moqsith, hingga Gus Ulil
Mustasyar PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam sebuah pengajian daring. (Foto: YouTube NU Online)
Mustasyar PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam sebuah pengajian daring. (Foto: YouTube NU Online)

Jakarta, NU Online
Ramadhan 1444 H kian dekat dengan umat Islam. Bulan suci ini perlu banyak diisi dengan berbagai amal baik, di antaranya menambah wawasan keagamaan dengan mengaji kepada ulama NU.


Tak perlu bingung bagi umat Islam yang sibuk dan sulit untuk menjangkau para ulama secara langsung. Teknologi dapat mempertemukannya secara daring tanpa mengurangi esensi pengajian dari mereka.


Di antara pengajian yang dapat diikuti secara daring adalah pengajian yang diampu Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A Mustofa Bisri (Gus Mus). Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu akan membaca tiga kitab yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Gus Mus Channel, sebagaimana diumumkan akun resmi Pondok Leteh melalui Instagram-nya pada Sabtu (18/3/2023).


Adapun tiga kitab dan waktu pengajiannya adalah sebagai berikut.
(1)    Al-Adzkar an-Nawawiyah pukul 20.00 WIB;
(2)    Burdah Imam al-Bushiri pukul 05.00 WIB; dan
(3)    Al-Arba’in an-Nawawiyah pukul 16.00 WIB.


Selain Gus Mus, Katib Syuriyah PBNU KH Abdul Moqsith Ghazali juga akan memberikan pengajiannya secara daring. Dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu akan membacakan tiga kitab. Di antaranya, dua kitab yang dibaca melanjutkan bacaan yang belum rampung sebelumnya, yaitu sebagai berikut:


1. Iyqadhul Himam (Syarah Hikam) karya Al-Imam Ibnu Ajibah; dan
2. Fathul Mu'in karya Syaikh Zainuddin al-Malibari.


Adapun satu kitab lainnya bertema ushul fiqih guna melanjutkan pengajian kitab Waraqat yang sudah khatam, yaitu satu di antara dua kitab berikut:


1. Syarah Jam'ul Jawami' karya Jalaluddin al-Mahalli; dan
2. Lubbul Ushul karya Syaikh Zakariya al-Anshari.


Selain kedua kiai di atas, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU KH Ulil Abshar Abdalla juga akan memberikan pengajiannya secara daring.


Seperti biasanya, Dosen Fakultas Islam Nusantara (FIN) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta itu akan membaca kitab karya Hujjatul Islam Imam al-Ghazali. Ia membaca kitab tersebut usai tarawih sekitar pukul 21.00 WIB.


“Meneruskan kebiasaan yang sudah saya jalani selama tiga tahun terakhir, saya akan membaca kitab-kitab karya al-Ghazali selama bulan puasa. Tentu saja, di luar kitab Ihya’ yang saya baca setiap minggu. Sudah ada tiga kitab al-Ghazali yang saya baca di luar Ihya’ hingga khatam: al-Munqidz Min al-Dalal, Misykat al-Anwar, dan (sebentar lagi khatam) Faisal al-Tafriqah,” tulis Gus Ulil, sapaan akrabnya, melalui akun Facebooknya pada Jumat (24/2/2023).


Tahun ini, Gus Ulil akan membaca kitab al-Iqtishad fi al-I’tiqad yang membahas tentang aqidah Islam secara madzhab Asy’ari. “Untuk bulan puasa depan ini, saya akan membaca karya al-Ghazali yang amat penting: Al-Iqtisad fi al-I’tiqad. Ini adalah kitab yang berisi rumusan akidah Islam ala Asy’ariyah dalam versi al-Ghazali. Kitab ini sangat menarik,” lanjut Gus Ulil.


Pewarta: Syakir NF
Editor: Musthofa Asrori



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×