Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Prof Nuh Dorong agar Muktamar NU Berjalan Sejuk, Berkualitas, dan Bermartabat

Prof Nuh Dorong agar Muktamar NU Berjalan Sejuk, Berkualitas, dan Bermartabat
Ketua SC Muktamar ke-34 NU, Prof Muhammad Nuh. (Foto: NU Online)
Ketua SC Muktamar ke-34 NU, Prof Muhammad Nuh. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Ketua Panitia Pengarah (SC) Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama Prof Muhammad Nuh menyampaikan harapan agar Muktamar dapat berlangsung sejuk, berkualitas, dan bermartabat.


Untuk itu, langkah yang paling penting didahulukan adalah menghindarkan kerusakan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan sikap saling mengalah, sebagaimana yang diteladankan Nabi Yunus as.


"Nabi Yunus rela dicemplungkan ke laut agar kapal selamat. Semangat menyelamatkan kapal ini harus diutamakan," ujar Nuh saat menjadi narasumber pada Mudzakarah Nasional Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Hotel Millennium, Jakarta, Senin (29/11/2021).


Sebab, Prof Nuh yang hadir secara virtual menceritakan perjalanan sowan-nya ke para kiai yang tidak tampil di publik dan tidak disebutkan namanya. Intinya, katanya, pesan mereka cuma satu, jangan sampai ada perpecahan, siapa pun pimpinan yang terpilih nanti di Muktamar ke-34 NU.


Oleh karena itu, ia meminta agar alumni IPNU tidak tergiring dan memperkuat polarisasi, tetapi justru harus mengambil sikap memperkuat jembatan kemaslahatan.


Sebab, menurut Prof Nuh, Muktamar ke-34 NU mendesain 100 tahun NU kedua dengan peta jalan utama yang dapat melahirkan generasi pembaharu (mujaddid atau reformer) kolektif dengan penuh kemandirian, terutama dari kalangan anak-anak mudanya.


Menurut Prof Nuh, Muktamar NU momentum untuk menyiapkan fondasi. Jika ingin NU tambah bagus, jelas dia, tentu tidak serta merta tetapi harus ada ikhtiar.


Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Majelis Alumni IPNU KH Asrorun Ni'am Sholeh, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Muhammad Ali Ramdani, dan Bupati Banyuwangi 2000-2001 Abdullah Azwar Anas.


Pewarta: Syakir NF

Editor: Fathoni Ahmad



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×