Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Innalillahi, Mustasyar PBNU Habib Zen bin Umar bin Smith Wafat

Innalillahi, Mustasyar PBNU Habib Zen bin Umar bin Smith Wafat
Habib Zen bin Umar bin Smith. (Foto: Rabithah Alawiyah)
Habib Zen bin Umar bin Smith. (Foto: Rabithah Alawiyah)

Jakarta, NU Online
Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Ketua Dewan Syuro Rabithah Alawiyah Habib Zen bin Umar bin Smith wafat pada Rabu (10/8/2022). Kabar duka ini terkonfirmasi dari pernyataan resmi DPP Rabithah Alawiyah dan juga unggahan akun Instagram rabithah_alawiyah pada Rabu (10/8/2022).


“Segenap Keluarga Besar Rabithah Alawiyah turut berduka cita atas wafatnya Habib Zein bin Umar bin Smith pada hari Rabu, 10 Agustus 2020,” tulis akun tersebut.

 

Sebelumnya, Habib Zein dikabarkan sudah dalam kondisi sakit sebagaimana diunggah juga oleh akun Instagram tersebut 4 hari lalu. "Doa kesembuhan untuk Habib Zein bin Umar bin Smith yang sedang sakit," tulis akun tersebut.


DPP Rabithah Alawiyah memohon doa dari masyarakat agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Almarhum rencananya akan dimakamkan Kamis (11/8/2022). “Semoga amal dan pengabdian almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Serta keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan,” demikian bunyi pernyataan resmi DPP Rabithah Alawiyah yang dimuat di laman rabithahalawiyah.id.


Habib Zein tercatat sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2022-2027. Tercatat, beliau masuk kepengurusan PBNU bersama sembilan habib dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk jajaran Mustasyar, Habib Zein bersama tiga Habib lainnya yakni Habib Luthfi Bin Yahya dari Pekalongan, Jawa Tengah dan AGH Habib Abdurrahim Assegaf Puang Makka dari Makassar, Sulawesi Selatan.

 

Tiga habib lain menjadi A'wan Syuriyah PBNU, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Surakarta, Habib Ahmad al-Habsyi dari Pasuruan, Jawa Timur; dan Habib Mohsen Alaydrus dari Palu, Sulawesi Tengah. Sementara Habib Luthfi bin Ahmad al-Attas dari Jakarta menjadi Katib Syuriyah.

 

Dua habib di jajaran tanfidziyah, yakni KH Sayyid Muhammad Hilal al-Aidid dari Yogyakarta sebagai Wakil Ketua Umum dan Habib Abdul Qadir bin Aqil dari Jakarta sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.

 

Editor: Muhammad Faizin



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Obituari Lainnya

Terpopuler Obituari

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×