Kamis, 30 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Warta 
Susunan Penyesuaian PBNU 2010-2015 Resmi Diumumkan
Senin, 19/04/2010 17:51
Jakarta, NU Online
Dengan didampingi oleh Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh dan Sekretaris Jenderal PBNU Iqbal Sullam, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengumumkan susunan PBNU hasil penyesuaian dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBNU di Gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Senin (19/4) sore pukul 16.20 WIB.

Pengumuman yang dibacakan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj adalah sebagai berikut :

Alhamdulillahi haqqo hamdih. As-sholatu wassalamu 'alaa 'abdih, wa 'alaa alihi wa ashhabihi waman tabi'ahum ilaa yaumi wa'dih. Wa ba'du

Rais Am Syuriyah dan Ketua Umum PBNU selaku mandataris yang diberi tugas untuk melengkapi susunan kepengurusan PBNU periode 2010-2015 sebagaimana telah diamanatkan oleh Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga jam'iyyah Nahdlatul Ulama, khususnya pasal 41 tentang Pemilihan dan Penetapan Pengurus, setelah mempertimbangkan berbagai masukan, terutama dari anggota mede formatur, maka bersama ini mengumumkan dengan resmi susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2010-2015 sebagai berikut:

MUSTASYAR

Prof Dr KH Tholchah Hasan
KH Muchit Muzadi
KH Maemun Zubair
KH Ma'ruf Amin
KH Idris Marzuki
KH E Fakhrudin Masturo
KH Chotib Umar
KH Dimyati Rois
Tuan Guru Turmudzi Badruddin
Dr HM Jusuf Kalla
KH Abdurrahim Mustafa
Prof Dr KH Maghfur Usman
Prof Dr Nasaruddin Umar, MA
KH Sya’roni Ahmadi
Prof Dr Ridhwan Lubis
KH Muiz Kabri
KH Mahfudl Ridwan
Dr Ing H Fauzi Bowo
KH A Syatibi


PENGURUS HARIAN SYURIYAH

Rais Am     : Dr KH MA Sahal Mahfudh
Wakil         : Dr KH A Musthofa Bisri           
Rais           :
Habib Luthfi bin Hasyim bin Yahya
Rais           : KH AGH Sanusi Baco
Rais           : Dr KH Hasyim Muzadi
Rais           : KH Masduqi Mahfudh
Rais           : KH Hamdan Kholid
Rais           : KH Masdar Farid Mas’udi, MA
Rais           : KH Mas Subadar
Rais           : Prof Dr Machasin, MA
Rais           : Prof Dr KH Ali Musthofa Yaqub
Rais           : Prof Dr H Artani Hasbi 
Rais           : KH Ibnu Ubaidillah Syatori
Rais           : KH Saifuddin Amtsir, MA
Rais           : KH Adib Rofiuddin Izza
Rais           : KH Ahmad Ishomuddin MAg

Katib Am   : Dr KH Malik Madani
Katib          : KH Drs Ichwan Syam
Katib          : KH Musthofa Aqil
Katib          : KH Kafabihi Mahrus Ali
Katib          : KH Yahya Staquf Cholil
Katib          : KH Shalahuddin al-Ayyubi, MSi
Katib          : KH Afifuddin Muhajir
Katib          : KH Mujib Qolyubi MHum


PENGURUS HARIAN TANFIDZIYAH

Ketua Umum           :
Dr KH Said Aqil Siradj, MA
Wakil Ketua Umum : Drs H As'ad Said Ali                          
Ketua                        : Drs H. Slamet Effendi Yusuf, MSi
Ketua                        : KH Hasyim Wahid Hasyim
Ketua                        : KH Abbas Muin, MA
Ketua                        : Drs H Muh. Salim al-Jufri
Ketua                        : Prof Dr H Maksum Mahfudz
Ketua                        : Prof Dr Maidir Harun
Ketua                        : Drs H Saifullah Yusuf
Ketua                        : Drs M Imam Azis
Ketua                        : Drs H Hilmi Muhammadiyah, MSi
Ketua                        : Drs H Abdurrahman, MPd
Ketua                        : Drs H Arvin Hakim Thoha
Ketua                        : Dr KH Marsudi Syuhud
Ketua                        : Prof Dr Kacung Marijan
Ketua                        : H Dedi Wahidi SPd, MSi

Sekretaris Jenderal : Ir HM Iqbal sulam
Wakil Sekjen             : Drs H Enceng Shobirin
Wakil Sekjen             : Drs H Abdul Mun'im DZ
Wakil Sekjen             : Dr H Aji Hermawan
Wakil Sekjen             : Dr H Affandi Muchtar
Wakil Sekjen             : Dr dr Syahrizal Syarif, MPH
Wakil Sekjen             : Dr H Hanif Saha Ghofur
Wakil Sekjen             : Imdadun Rahmat, MA

Bendahara               : Dr H Bina Suhendra
Wakil Bendahara     : Dr H Zainal Abidin HH
Wakil Bendahara     : Nasirullah Falah
Wakil Bendahara     : H Raja Sapta Ervian, SH MHum
Wakil Bendahara     : Hamid Wahid Zaini, MAg

Dengan pengumuman ini, diharapkan polemik atas susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 20-10-2015 sebagaimana telah beredar di media Massa selama ini, dan munculnya respon dari berbagai pihak, khususnya dari beberapa pengurus cabang dan wilayah Nahdlatul Ulama telah terjawab. (min)
Komentar(10 komentar)
Kamis, 24/02/2011 15:07
Nama: Rahmat
Selamat
Semoga NU jadi tonggak kokohnya islam di indonesia,,,,,,,amin,,,,
Sabtu, 22/01/2011 07:10
Nama: Ahmad Saiful
AD ART
Draf AD ART NU Kok belum dipublikasikan ?
Senin, 14/06/2010 21:10
Nama: siti
astaghfirullah
astaghfirullahhal'adzim setiapkejadian adalah cobaan/hukuman semoga diangkatnya saifullah menjadi cobaan baginya yang harus diselesaiknnya dengan asasagama Allah dan membawa warga NU ke dalam kebangkitan.
Kamis, 29/04/2010 16:02
Nama: Moedjafar
PBNU yang mengulang lagi kesalahan
selamat atas tersusunnya PBNU yg baru. yg jelas masih mengulang kesalahan yg sama. menyimpang apa yg tlah menjadi kspaktan di Muktamar. lalu dibawah pun akan ikut. dampaknya NU hny untuk alat tunggangan/kpentingan pripbadi/kelompok baik dr luar maupun dr. dalam. boleh kang saig gak ingin tergoda politik, tapi sekarang dimanfaatkn kpentingan politik. jadi pindah politik satu ke politik yang lain. jadi apa NU ke depan?
Kamis, 22/04/2010 07:38
Nama: cak kampoeng
sanggahan
yang penteing pengurus nu sekarang ini lebih lebih baik dari pengurus nu yang sudah-sudah dalam segala bidang dan program nya, demi kemajuan dan kesejahtraan warga nu, adapun pengurus yang bertentangan dengan AD/ART NU bisa direpisi dengan segera
Rabu, 21/04/2010 22:06
Nama: Ngalap Barokah
sedulur
KH. Sahal Mahfudh (Pati), KH. Musthofa Bisri (Rembang), Drs. H. As'ad Said Ali (Kudus), KH. Said Agil Siraj (Cirebon). Rembang-Pati-Kudus-Cirebon= Rute Bis Nusantara via jalur pantura, siapa mau ikut..?? Biar cepat asal selamat OK!! Crew-nya ada paman sama keponakan, kakak sama adik dan sanak kerabat yang lain may Godbless you all.. Semoga selamat sampai tujuan..
Rabu, 21/04/2010 20:54
Nama: cacak
susunan kali ini
Alhamdulillah, PBNU udah disusun, hanya saja cacak melihat terjadi pembersihan sebuah gerbong (lama) apakah ini menunjukkan etika NU? lagian pejabat kok jadi pengurus rangkap lagi, seharusnya mundur dulu. Gus Ipul misalnya harusnya kan Kongres Ansor dilaksanakan jangan semua dirangkap ....... pripun Kiai Sahal, ketegasan penjenangan saat ini diuji
Rabu, 21/04/2010 17:20
Nama: rojiful mamduh
tanbih
Sayangnya revisi tidak melibatkan formatur. Padahal tradisi NU kental budaya musyawarah seperti bahtsul masail dsb. Waamruhum syuro bainahum. Wasyawirhum fil amr. Adalah dalil2 yg banyak didengungkan di pesantren.
Jika ketua umum dan rois am merasa punya hak prerogative dan hak veto dari muktamirin, lha formatur itu apa tidak dari muktamirin???
Saya dukung protes formatur. Rois Syuriah PWNU Jatim KH Miftakhul Akhyar, misalnya, menilai revisi ini cacat hukum karena tidak melibatkan tim formatur selaku pemegang mandat muktamar atas penyusunan pengurus.
“Muktamar memberikan mandat pada tim formatur bukan kepada pribadi rais am atau ketua umum,” jelas KH Miftahul Akhyar yang merupakan anggota formatur tersebut.
Rabu, 21/04/2010 17:15
Nama: rojiful
tanbih
tapi sayang revisi tidak melibatkan formatur. pdhl tradisi kita kan kental ajaran musyawarah seperti bahtsul masail dsb. waam ruhum syuro bainahum. wasyawirhum fil amr. adalah sebagian dalil yg sering didengungkan di pesantren. jika ketua umum dan rois am merasa dpt hak prerogatif dan hak veto dari muktamirin, lha apakah formatur itu juga tidak ditunjuk muktamirin???
saya dukung protes formatur. Rois syuriah PWNU Jatim KH Miftakhul Akhyar, misalnya, menilai revisi ini cacat hukum karena tidak melibatkan tim formatur selaku pemegang mandat muktamar atas penyusunan pengurus.

“Muktamar memberikan mandat pada tim formatur bukan kepada pribadi rais am atau ketua umum,” jelas KH Miftahul Akhyar yang merupakan anggota formatur tersebut. sebagaimana dimuat harian surya selasa 20 april 2010

Rabu, 21/04/2010 13:43
Nama: Ahmad Subhan Anas
Bin penguasa PBNU
Sekali lagi mengherankan : lagi-lagi wakil kepala BIN masih diposisi orang kedua di jajaran tanfid...bisa dipastikan klo PBNU sampai 2015 langkahnya akan dibayang-bayangi oleh pimpinan BIN (Presiden RI)....masuknya Pengusaha masih bisa diterima tapi kalo masuknya elit intelegen RI !(????????).....
meskipun begitu saya senantiasa berdoa u kebesaran NU untuk kemaslahatan umat....Selamat Bekerja..semoga Allah SWT meridloi para pengurus PBNU 2010-2015...
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::