Sabtu, 18 April 2015
Language :
Find us on:
Terbaru
Kamis, 19/07/2012 20:53
Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) merupakan lembaga relatif muda dibanding lembaga-lembaga NU lain. Tapi keberadaannya, nyata dirasakan warga nahdliyin, terutama terkait dengan program penanggulangan bencana. 
Senin, 02/07/2012 11:29
Menabur kebaikan melalui dakwah merupakan kebutuhan. Peran ini pun dapat dilakukan dengan berbagai metode, sarana dan saluran yang mendukung efektifitas penyebarluasan. Dalam konteks ini, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) tengah berupaya mengambil peran yang sestrategis mungkin.
Senin, 18/06/2012 10:47
Sebagian orang sering tumpang-tindih dalam memahami tasawuf dan tarekat (thariqah). Kadang, keduanya juga dianggap berdiri sendiri dan terpisah. KH Luqman Hakim yang dikenal sebagai pakar sekaligus pelaku thariqah membeberkan mengenai tasawuf, thariqah, mursyid, mu’tabaroh dan ghoiru mu’tabaroh, dan beberapa hal mengenai thariqah.
Jumat, 11/05/2012 05:20
ADIEN JAUHARUDDIN
Di akhir Orde Lama, wajah Zamroni menghiasi media cetak dan TVRI. Tak heran, karena ia adalah tokoh kunci angkatan 66. Ia adalah orator dan politikus kritis yang mumpuni di zamannya. Tak salah jika sahabat-sahabat seangkatannya dari berbagai organisasi, mendaulatnya sebagai ketua KAMI, sebagai penanda lahirnya Orde Baru. 
Selasa, 01/05/2012 08:20
Kondisi pendidikan di Tanah Air masih menyiratkan banyak pertanyaan. Sejumlah gugatan teralamat kepada beragam persoalan, mulai dari ideologi nasional, pemerataan kebijakan, penataan kurikulum, penerapan standar kelulusan, hingga kesejahteraan guru dan kelayakan gedung sekolah.
Jumat, 20/04/2012 08:06
Muslimat NU, tetap konsisten pada khittah Nahdliyah dalam mengawal kaum ibu nahdliyin. Garis moderat yang ditimba dari khittah NU 1926, menjadi rujukan Muslimat NU dalam menghadapi dan mengatasi persoalan kekinian kaum perempuan. Berikut ini wawancara NU Online dengan Hj. Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PP Muslimat NU di Hotel Santika, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).
Selasa, 10/04/2012 07:30
KH FUAD ANWAR
Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa disingkat IPS-NU Pagar Nusa. Pagar Nusa sendiri merupakan akronim dari Pagar NU dan Bangsa. Organisasi beladiri ini didirikan oleh kiai-kiai NU tanggal 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo. Gus Ma’sum Jauhari, pendekar pilih tanding, dinobatkan sebagai ketua pertamanya. 

Kini Pagar Nusa telah memiliki cabang hampir di seluruh Indonesia. Setiap cabang memiliki kekhasan sendiri-sendiri karena aliran silat mereka yang berbed
Kamis, 29/03/2012 11:03
KH ARWANI FAISHAL
Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) merupakan perangkat organisasi Nahdlatul Ulama (NU) bertugas menyelenggarakan forum bahtsul masail atau kajian hukum Islam, dalam hal ini berkaitan dengan fatwa. Bahtsul masail melibatkan para kiai yang berada di jajaran syuriyah maupun para ahli fikih yang tersebar di berbagai pondok pesantren.

Perkembangan mutakhir mengantarkan bahtsul masail turut merespon isu-isu hukum kontemporer. Akan tetapi, sudut pandang tradisional yang dipakai kadang memancing kritik dari sejumlah pihak. Misalnya, bahtsul masail mendapat tudingan sebagai ‘anti konteks’, konservatif, dan lain-lain. Berikut wawancara Mahbib Khoiron dari NU Online dengan Wakil Ketua Pengurus Pusat LBM NU, KH Arwani Faisal.
Senin, 12/03/2012 15:29
Perguruan tinggi Islam di Indoensia masih menyimpan pertanyaan. Sumber dan arah pendidikan sering terasa jauh dari idealisme pendidikan tinggi Islam. Sebagian terlalu liar sehingga melunturkan nuansa keislamannya, sebagian yang lain terlalu kolot dan tidak ramah. Lalu bagaimana dengan Perguruan Tinggi NU? Adakah revitalisasi atau adaptasi pendidikan model pesantren yang lazim di NU? Apa yang harus dilakukan para kader potensial NU untuk mewujudkan semua ini? Berikut hasil perbincangan Mahbib Khoiron dari NU Online dengan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta Drs HM Mujib Qulyubi, MH, Rabu (7/3), di kantor STAINU Jl. Kramat Raya 164, Jakarta Pusat.
Rabu, 29/02/2012 07:47
Jami’yyatul Qurra wal-Huffadz (JQH) adalah organisasi para qori-qoriah, hafidz-hafidzah, para pecinta Al-Quran, yang bernaung di bawah Nahdaltul Ulama. Organisasi ini didirikan KH Wahid Hasyim pada tanggal 12 Rabul Awwal 1371 H bertepatan 15 Januari 1951 M, di rumah H Asmuni, Sawah Besar, Jakarta.

Tujuan organisasi  ini adalah terpeliharanya kesucian dan keagungan Al-Qur’an. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an, terpeliharanya persatuan qurra wal-huffazh ahlussunah waljamaa’ah.
Jumat, 17/02/2012 13:36
Perjuangan Walisongo merupakan fakta sejarah dalam penyebaran Islam di Nusantara, khususnya pulau Jawa. Keberhasilannya yang gemilang tak lepas dari strategi mereka melalui jalur kultural. Tak ada pertumpahan darah dan inkuisisi.

Karena itulah perjuangannya selalu dikenang. Makamnya selalu diziarahi oleh segenap muslim. Tapi perjuangan sembilan ulama tersebut, dianggap sepi oleh sekelompok orang. Hal itu terbukti dengan absennya Walisongo dari Ensiklopedi Islam terbitan PT Ichtiar Baru Van Hoeve.
Sabtu, 28/01/2012 06:48
BADAN OTONOM
Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) berdiri (27/09) 1955. Sebagai Banom NU, ia pernah memiliki anggota sampai 2,5 juta. Pada tahun 1973, regulasi menghendaki semua serikat buruh melebur dalam Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI). Rezim Orde Baru kemudian runtuh. Sarbumusi bangkit kembali di kancah pergerakan buruh. Kongres IV 2010 menjadi kongres pertama sejak 1973. Sarbumusi mulai melakukan konsolidasi diri. Semangat ini diwujudkan dengan peresmian kantor DPP Sarbumusi, Senin lalu (23/01).
Rabu, 04/01/2012 14:34
SENI
Ki Enthus Susmono merupakan dalang dengan dua tradisi wayang. Ia lihai memainkan wayang golek (dalam tradisi Sunda) di samping wayang kulit (dalam tradisi Jawa) dengan bahasa pengantar Jawa dialek Tegal. Dalang kelahiran Tegal, 21 Juni 1966 ini berhasil mengangkat tema-tema aktual ke dalam dunia pewayangan. Untuk itu, ia memasukkan tokoh-tokoh dunia nyata ke dalam wayang.
Selasa, 15/11/2011 11:37
Pertempuran 10 November di Surabaya, yang dikenal sebagai hari Pahlawan tak bisa dilepaskan dari adanya Resolusi Jihad, yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari, sehingga membuat para ulama menggerakkan santri dan pengikutnya untuk bersatu melawan penjajah.

Sayangnya, peranan Resolusi Jihad tersebut kurang mendapat apresiasi, bahkan cenderung dilupakan oleh pemerintah dan publik. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengingatkan kembali makna Resolusi Jihad adalah dengan menggelar Kirab Resolusi Jihad dari Surabaya ke Jakarta pada 20-25 November 2011. Acara ini melibatkan Keluarga Besar NU, yang meliputi berbagai badan otonom NU, dan kelompok kultural NU.
Selasa, 01/11/2011 14:52
Nahdlatul Ulama dibentuk salah satunya berakar dari Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Kaum Pedagang) sehingga visi gerakan ekonomi harus terus dihidupkan untuk mensejahterakan masyarakat.

Dengan latar belakang pengikut yang sebagian besar berprofesi sebagai petani di pedesaan, upaya pengembangan ekonomi NU menjadi tantangan berat. Keberhasilannya juga akan menjadi kesejahteraan bagi Indonesia mengingat sebagian besar rakyat Indonesia berkultur NU.
Senin, 26/09/2011 07:37
Baru saja masyarakat Muslim melewati Idul Fitri setelah sebulan menjalani ibadah puasa. Momentum keagamaan secara semarak dirayakan di mana-mana, di desa di kota, di masjid, rumah-rumah, hingga di jalanan. Anak kecil, remaja hingga orang tua semua merasakan hari raya yang dalam bahasa Jawa disebut Bada. Bada berasalah dari bahasa Arab, ba’da yang berarti setelah. Idul fitri juga disebut dengan Lebaran, dari bahasa Jawa, lebar, artinya selesai. Nah, apa yang dirasakan anak-anak hingga orang tua di saat lebaran? Apa yang ‘selesai’ setelah berpuasa sebulan penuh? Apa pula makna yang ingin dicapai Idul Fitri? Hari Senin, 19 September 2011, Kontributor NU Online Magelang Sholahuddin al-Ahmed telah mewawancarai KH Yusuf Chudlori atau masyhur dikenal dengan Gus Yusuf Pengasuh Pondok Pesantren A.P.I Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah. Berikut hasil wawancaranya.
Ubudiyah
Sabtu, 18/04/2015 06:06
Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam...
Kamis, 16/04/2015 05:58
Orang mati tidak mungkin bisa kembali lagi. Sebagaimana tidak mungkinnya orang mati menambah amal sebagai revisi atas amal yang telah diperbuatnya selama...
Syariah
Rabu, 15/04/2015 01:05
Sembahyang lima waktu ada jangka waktunya. Setiap kita pun diperintahkan agar melaksanakan sembahyang pada jangka waktu tersebut. Tidak mencuri start. Atau...
Kamis, 02/04/2015 23:02
Seringkali kita mendapati gejala yang ditimbulkan oleh makhluk ghaib. Kalau tidak menakutkan, aktivitas mereka tidak jarang mengganggu hingga sesekali bahkan...
Hikmah
Jumat, 17/04/2015 09:01
Jasad Syekh Abu Bakr Asy-Syibli memang terkubur dalam tanah sejak tahun 946 silam. Tapi nasihat santri Imam Junaid al-Baghdadi ini seakan terus mengalir...
Jumat, 10/04/2015 09:01
Menyayangi anak adalah sifat dan naluri yang dimiliki setiap orang tua. Tetapi, kasih sayang semacam apakah yang paling hakiki? Apakah dengan memanjakannya...
Taushiyah
Senin, 13/04/2015 07:05
Oleh KH Abdurrahman Wahid Beberapa tahun terakhir ini kita saksikan pergulatan yang hebat di kalangan berbagai kelompok Islam di Tanah Air. Banyak muncul...
Kamis, 26/03/2015 07:12
Oleh KH MA Sahal Mahfudh Dalam mengatasi kemiskinan, dakwah setidaknya bisa ditempuh melalui dua jalan. Pertama, memberi motivasi kepada kaum muslimin yang...
Khotbah
Kamis, 09/04/2015 10:00
KHOTBAH JUMAT
Dalam membangun pola hidup sederhana ( إقامة المجتمع المقتصد - Iqamatul mujtama’ al-muqtashid) baik sederhana dalam pola berpikir, dalam tindakan dan tingkah laku. Sesungguhnya kehidupan yang sederhana diawali dari tindakan yang sederhana. Tindakan yang sederhana diawali dari ucapan yang sederhana, dan ucapan yang sederhana bersumber dari pola pikir yang sederhana. Dan pola pikir sederhana adalah memikirkan sesuatu yang bermanfaat, dan menjauhkan diri dari sesuatu yang dinilai tidak perlu.   
Kamis, 19/03/2015 11:00
KHOTBAH JUMAT
Bahkan dalam kitab Qomi’uth Thughyan diceritakan, Ada orang yang berlumur dosa, namun kemudian Allah melebur dosa-dosanya. Baginda Nabi bertanya kepada malaikat Jibril “sebab apa gerangan Allah mengampuni dosa-dosa orang itu?” Jibril menjawab karena ia menyenangkan putranya dengan ia memberikan buah tangan ketika pulang dari bepergian 
Space Iklan
225 x 180 Pixel
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefApril 2015Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::