::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ini 10 Sahabat Iblis dari Kalangan Umat Nabi Muhammad

Rabu, 12 Desember 2018 05:00 Tasawuf/Akhlak

Bagikan

Ini 10 Sahabat Iblis dari Kalangan Umat Nabi Muhammad
(Foto: @islami.co)
Iblis setelah dinyatakan sebagai makhluk yang tersesat oleh Allah berjanji akan menyesatkan keturunan Nabi Adam AS hingga hari kiamat. Iblis dari segala arah akan menjauhkan manusia dari jalan yang benar sebagaimana pernyataannya dalam Surat Al-A‘raf ayat 16-17.

لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

Artinya, “Iblis menjawab, ‘Aku benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.’ Kemudian aku mendatangi mereka dari depan, belakang, kanan, dan kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka itu bersyukur,’” (Surat Al-A‘raf ayat 16-17).

Syekh Ihsan M Dahlan Jampes mencatat dialog Iblis dan Nabi Muhammad SAW perihal umatnya yang menjadi sahabat Iblis. Pada dialog itu, Iblis menyebut sepuluh jenis orang dari umat Nabi Muhammad SAW yang disesatkan oleh Iblis.

“Siapa sahabat dekatmu dari kalangan umatku?” tanya Nabi Muhammad SAW.

“Sepuluh orang,” kata Iblis yang disusul dengan sebutan rinci sepuluh jenis sahabatnya.

Pertama, penguasa yang zalim.

Kedua, orang kaya yang sombong.

Ketiga, pengusaha yang curang.

Keempat, peminum khamar (pemabuk).

Kelima, pengumbar fitnah.

Keenam, pelaku zina.

Ketujuh, orang yang makan harta anak yatim.

Kedelapan, orang yang main-main dengan shalat.

Kesembilan, orang yang tidak membayar zakat.

Kesepuluh, orang yang panjang angan-angan.

فهؤلاء أصحابي وإخواني

Artinya, “’Mereka itulah sahabat dan saudaraku (dari kalangan umatmu),’ kata Iblis kepada Nabi Muhammad SAW,” (Lihat Syekh Ihsan M Dahlan Jampes, Sirajut Thalibin ala Minhajil Abidin, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa catatan tahun], juz I, halaman 280). Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)