::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Unusa Bagikan Ratusan Al-Qur’an untuk Korban Tsunami Banten

Senin, 20 Mei 2019 14:30 Daerah

Bagikan

Unusa Bagikan Ratusan Al-Qur’an untuk Korban Tsunami Banten
Yatim dan korban tsunami terima bantuan dari Unusa Peduli
Surabaya, NU Online
Pada Ramadhan ini, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membagikan setidaknya 500 Al-Qur’an kepada masyarakat korban terdampak tsunami Selat Sunda, Banten. Bantuan ini merupakan kegiatan Unusa Peduli yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa Lombok, NTB dan Palu, Sulawesi Tengah .

Bantuan 500 Al-Qur’an diserahkan dalam kegiatan buka bersama anak yatim dengan beberapa majlis taklim dan masyarakat korban terdampak tsunami Selat Sunda di Majlis Taklim Al-Insaniyah An-Nahdliyah Bulakan, Cinangka, Banten.

“Kami memberi bantuan berupa 500 Al-Qur’an, sesuai dengan apa yang masih diperlukan korban terdampak bencana tsunami sekarang ini,” kata Mohammad Ghofirin, Senin (20/5). 

Menurut Ketua Unusa Peduli ini, bantuan diserahkan kepada majlis taklim yang akan menyalurkan kepada korban bencana.

Ghofirin mengatakan saat terjadi bencana tsunami di Banten, seluruh mahasiswa dan civitas akademik Unusa mengumpulkan dana. Dari hasil musyawarah tim Unusa Peduli bersepakat, dana yang terkumpul sebesar Rp20 juta diwujudkan dalam bentuk Al-Qur’an dan disalurkan pascabencana.

“Informasi yang kami dapat, saat itu bantuan yang mengalir ke korban terdampak di Banten cukup banyak dari berbagai sumber. Akhirnya kami memutuskan untuk menyalurkan bantuan pascabencana,” terangnya. 

Ghofirin berharap agar bantuan Unusa Peduli bermanfaat bagimasyarakat. Dia juga sempat berharap agar wilayah terdampak di Banten terus kondusif.

Dirinya berharap para tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim dan para ketua RT/RW tetap bisa menjaga kondusifitas dan stabilitas wilayah masing-masing pascatsunami  Selat Sunda. “Walaupun menjelang pengumuman resmi pemenang Pemilu oleh KPU pada 22 Mei 2019,” harapnya. Yang diharapkan kawasan Banten tetap aman dan damai, siapa pun pemenang Pilpres 2019, lanjutnya.

Sementara itu Aris Riza, koordinator teknis Desa Bulakan mengatakan, dirinya atas nama perwakilan majlis taklim sekaligus masyarakat Banten memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Unusa Peduli.

“Kami pihak majlis taklim sekaligus mewakili masyarakat Banten umumnya, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Unusa yang telah mengadakan buka bersama, bantuan Al-Qur’an dan santunan yatim piatu. Semoga bisa terjalin silaturahmi yang baik ke depan,” ungkap Aris.

Aris berharap seluruh yatim yang hadir menjadi orang yang sukses. “Adik-adik yatim jangan pernah berhenti bermimpi dan terus berdoa agar bisa meraih cita-cita. Bukan tidak mungkin adik-adikyang hadir saat ini akan menjadi orang sukses di masa depan,” katanya.

Untuk dapat meraih itu semua tentu kita tidak boleh lupa untuk selalu berusaha. “Dan berdoa demi meraih kesuksesan itu,” pungkasnya. (Ibnu Nawawi)