Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kiai Penerjemah Kitab dari Ploso Kuning Berpulang

Kamis, 04 Februari 2016 01:02 Nasional

Bagikan

Kiai Penerjemah Kitab dari Ploso Kuning Berpulang
KH Aliy As'ad dan KH Ali Ma'sum (sumber: KR Jogja)
Jakarta, NU Online
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un..., Pengasuh Pondok Pesantren Nailul Ula Ploso Kuning, Yogyakarta, KH Aliy As'ad MM berpulang ke rahmatullah di RSUP Dr Sardjito pada Rabu (3/2) sekitar pukul 14.30 WIB.

Berita tersebut dibenarkan Ketua PBNU KH Imam Azis di gedung PBNU, Jakarta Rabu (3/2). “Kita mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Kiai Aliy As’ad,” katanya.  

Menuru Imam, Kiai Aliy adalah salah seorang tokoh NU di kota gudeg. Ia merupakan salah seorang pengelola majalah PWNU DIY pada zaman KH Ali Ma’sum masih hidup.

Tak hanya itu, ia juga menerjemahkan belasan kitab ke dalam bahasa Indonesia, di antara yang diketahui Imam adalah Alfiyah dan Fathul Wahab.

“Dua kitab itu yang saya tahu. Saya pernah bersama dia dalam sebuah mobil dan dia mengedit terjemahannya,” lanjutnya.

Kiai Aliy lahir di Kudus, Jawa Tengah. Kemudian tinggal di Yogyakarta. Di kota itu, selain aktif di NU, ia aktif juga di politik, pernah menjadi anggota DPRD dari PPP pada zaman Orde baru. Setelah Reformasi, ia pernah aktif di PKB dan menjadi anggota DPR/MPR RI periode 1999-2004.  (Abdullah Alawi)