::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gila NU, Pemuda Ini Nekat Nikah Berseragam Banser

Selasa, 14 Februari 2017 07:05 Daerah

Bagikan

Gila NU, Pemuda Ini Nekat Nikah Berseragam Banser
Purworejo, NU Online
Pemandangan tak seperti biasanya terlihat di sebuah resepsi pernikahan di Butuh, Purworejo, Senin (13/2). Zayin Al-Munadi, salah satu anggota Banser yang nekat melangsungkan resepsi pernikahan dengan menggunakan seragam Banser.

"Saya bangga jadi Banser. Ini wadah perjuangan saya, dan juga lahan untuk ibadah ghairu mahdloh. Dengan ini, saya berharap menjadi erat hubungan seluruh anggota Banser dan para keluarga Banser," kata Zayin.

Hal serupa dikatakan wanita yang disuntingnya, Kholifatul Mahmudah. Kholifah bangga dengan resepsi aneh yang digagas mempelai suaminya.

"Saya bangga jadi istri Banser. Saya seorang bidan dan sudah lama mengenal Banser. Meskipun tak banyak yang saya tahu, tapi saya dan keluarga sangat simpati kepada Banser. Saya berharap pertalian silaturahmi dengan Banser membawa kemaslahatan untuk rumah tangga kami," kata wanita yang berprofesi sebagai bidan ini.

Salah satu tamu undangan yang hadir, Syarif Hidayatullah mengapresiasi sahabatnya Zayin.

"Dia begitu mencintai Banser dan NU. Semangat dan kebanggaan ini perlu diikuti oleh kader-kader NU yang lain," tutur Sekretaris GP Ansor Kuoarjo ini.

Berdasarkan pantauan NU Online, puluhan Banser masih tampak berjaga di rumah mempelai, turut merasakan kebahagiaan sampai malam hari.

Menurut Kasatkorcab Banser Purworejo Daryanto, "Ini merupakan bukti bahwa Banser telah membumi di Nusantara, dan selalu bisa tampil untuk kemaslahatan umat di situasi apapun dan di manapun," ungkapnya.

Daryanto berharap, Banser dapat menjadi penyejuk dan pemersatu rasa persaudaraan dengan siapapun di tengah-tengah masyarakat. (Ahmad Naufa/Alhafiz K)