Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Santri Pesantren Zaha Genggong Raih Juara Santri Entrepreneur

Senin, 14 Agustus 2017 07:05 Pesantren

Bagikan

Santri Pesantren Zaha Genggong Raih Juara Santri Entrepreneur
Probolinggo, NU Online
Santri Pondok Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan, Hairul Hakiki sukses meraih juara 1 dalam even Santri Entrepreneur tahun 2017 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. Dalam lomba ini, Hairul menampilkan produk furniture dari tong bekas.

Juara 2 diraih oleh Ibnu Awal dari Pesantren Darul Mukhlasin Kecamatan Tegalsiwalan dengan produk batik tulis. Juara 3 diraih Icromatul Wardani dari Pesantren Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Kecamatan Kraksaan dengan produk benda bekas menjadi benda berharga.

Para pemenang ini mendapatkan hadiah berupa trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Probolinggo H Asy’ari dalam seminar koperasi di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Kamis (10/8) siang.

Selain dihadiri oleh para pengasuh pesantren dan santri, kegiatan ini juga dihadiri oleh ratusan pelaku gerakan koperasi di Kabupaten Probolinggo. Mereka berkumpul untuk mengikuti seminar yang dihadiri narasumber Penasehat Dekopin Wilayah Jawa Timur Slamet Sutanto.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono mengatakan, kegiatan digelar dalam rangka untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan para santri dari pesantren di Probolinggo.

“Kegiatan santri enterpreneur ini merupakan salah satu upaya dalam menunjukkan eksistensi pesantren di Probolinggo, terutama di bidang kewirausahaan (entrepreneurship),” katanya.

Sementara H Asy’ari berharap agar kegiatan santri enterpreneur ini bisa terus meningkatkan semangat generasi muda dalam upaya menumbuhkan inovasi dan prestasi di kalangan pesantren di Probolinggo.

“Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk memberikan bekal keterampilan supaya nantinya santri memiliki jiwa wirausaha. Hal ini dibutuhkan supaya santri tidak hanya bisa akademik saja tetapi juga diajarkan bagaimana berusaha mengembangkan kreativitasnya sehingga setelah keluar dari pesantren memiliki jiwa untuk berusaha,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)