Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Cegah Covid-19, Pemkab Tegal Rapid Test Gratis Santri Sebelum Mondok

Cegah Covid-19, Pemkab Tegal Rapid Test Gratis Santri Sebelum Mondok
Bupati Tegal Hj Umi Azizah saat melepas rombongan santri mondok ke Ploso, Kediri, Jatim (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Bupati Tegal Hj Umi Azizah saat melepas rombongan santri mondok ke Ploso, Kediri, Jatim (Foto: NU Online/Nurkhasan)

Tegal, NU Online

Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menfasilitasi Rapid Test Gratis kepada ratusan Santri Ploso Kediri asal Kabupaten Tegal sebelum berangkat ke Pondok Pesantren (Ponpes).

 

“Upaya Pemkab menfasilitasi rapid test secara gratis untuk para santri yang mau berangkat ke pondok bertujuan bisa mengetahui kondisinya dan sebagai antisipasi mencegah penyebaran wabah Covid-19,” ucap Bupati Tegal Umi Azizah saat melepas 579 Santri Ploso Kediri asal Kabupaten Tegal, Jumat (21/8) malam.

 

Umi yang juga Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal itu berpesan kepada para santri agar dalam proses belajar nanti harus tetap menjaga kebersihan dengan mengikuti anjuran protokol kesehatan. Oleh karenanya, para santri wajib menjaga kebersihan dengan mematuhi semua aturan yang dibuat oleh pesantren.

 

"Selamat jalan, selamat belajar, jaga nama baik Kabupaten Tegal dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ingat, kebersihan adalah sebagian dari iman,” lanjut Umi.

 

Sebanyak 579 santri berangkat dari depan Rumah Dinas Bupati Tegal menggunakan 13 armada bus disaksikan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Tegal KH Chambali Utsman, Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal Firdaus Asyaerozi, dan anggota FPKB DPRD Kabupaten Tegal.

 

Sebelumnya, santri yang telah diisolasi tersebut gagal berangkat dikarenakan adanya aturan dari Pemkab Kediri yang belum bisa memberikan izin masuk untuk warga di luar Kabupaten Kediri. 

 

Akan tetapi, kebijakan Pemkab berubah dengan menerapkan protokol kesehatan dan persyaratan yang harus dilalui agar bisa berangkat ke pesantren, salah satunya dengan melaksanakan rapid test dan dalam keadaan sehat.

 

Ketua Ikatan Mutakharrijin Al-Falah Ploso (IMAP) Tegal Fauzan khanafi kepada NU Online menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Tegal yang sudah membantu dalam proses pemberangkatan santri ke Kediri. Karena sebelum berangkat para santri telah diperiksa kesehatannya secara gratis.

 

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tegal dan DPC PKB yang masing-masing telah menyumbangkan dana untuk kami sebesar Rp25 juta, juga kepada DPR RI Dapil IX Ibu Nadifah yang sudah menyiapkan paket yang berisikan masker, hand sanitizer, perlengkapan mandi dan makanan untuk bekal para santri,” ucap Fauzan.

 

Kontributor: Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×