Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Kumandang Seribu Terbang di Masjid Agung Kudus Ditunda

Kumandang Seribu Terbang di Masjid Agung Kudus Ditunda
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
Kudus, NU Online
Pengajian Umum bersama KH Mustofa Bisri dan Kumandang Seribu Terbang resmi ditunda oleh panitia dan pengurus Masjid Agung Kudus. Acara yang sedianya digelar Senin (16/03) malam diundur hingga kondisi membaik dan dinyatakan bebas dari ancaman Korona (Covid-19).
 
Ketua panitia H Alex Fahmi menyatakan, alasannya lebih kepada pencegahan supaya Kudus tetap aman dari kemungkinan penularan virus tersebut. Sebab kerumunan massa sangat potensi penyebaran Covid-19. Ia juga meminta maaf kepada para tamu undangan dan donatur atas ditundanya acara Rajabiyah ini.
 
“Dengan sangat berat hati, atas berbagai pertimbangan dan perdebatan yang panjang, panitia memutuskan untuk menunda acara ini,” kata Alex Selasa (17/3).
 
Ia menambahkan, awalnya panitia bersikeras akan tetap melanjutkan acara dengan berbagai risiko. Tetapi melihat perkembangan serta pertimbangan yang matang kami pun mengindahkan himbauan Pemerintah RI untuk tidak menciptakan kerumunan massa. Pihaknya bahkan sudah menyiapkan enam galon cairan sanitizer yang siap digunakan untuk disemprotkan kepada jamaah sebagai bentuk kewaspadaan.
 
“Selain itu, Gus Mus sebelumnya juga menyatakan untuk tidak hadir sebab pertimbangan yang sama,” jelasnya.
 
Kendati demikian, bukan berarti acara Rajabiyah tahun ini ditiadakan. Panitia dan pengurus Masjid Agung Kudus tetap mengadakan peringatan Isra Mi’raj secara internal dan tidak diperuntukkan bagi masyarakat umum.
 
“Ya, Senin malam tetap ada acara rajaban tapi untuk internal pengurus bersama Ibu-ibu Sabilul Huda, jam’iyah internal milik Masjid Agung Kudus sendiri,” terangnya.
 
Sedangkan untuk mengantisipasi masyarakat umum yang belum tahu dan terlanjur datang hanya diberi penjelasan kalau acara diundur disertai permohonan maaf. 
“Kami tetap sampaikan permohonan maaf itu dan memasangnya di titik-titik strategis,” pungkasnya.
 
Dikabarkan sebelumnya, agenda Rajabiyah atau peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Kudus bakal digelar meriah. Pasalnya, pengurus mengagendakan pengajian umum dan Kumandang Seribu Terbang bersama KH Musthofa Bisri (Gus Mus) pada Senin (16/3) mendatang. 
 
Ketua Pengurus Masjid Agung Kudus H Noor Badi mengatakan, kegiatan rajabiyah ini merupakan program tahunan yang dikemas secara berbeda-beda setiap tahunnya. Untuk tahun ini, pengurus mengundang Gus Mus sebagai tokoh pruralis yang diharapkan bisa memberi pesan penyejuk untuk jamaah yang hadir agar Kudus semakin harmonis dan toleran.   
 
“Jadi, selain tema rajabiyah atau isra mi’raj, Gus Mus juga nanti akan bisa memberi pesan perdamaian dan toleransi agar kehidupan kita semakin harmonis dan aman,” ujarnya kepada NU Online, Jumat (13/3).
 
Kontributor: Farid
Editor: Abdul Muiz


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×