Home Nasional Warta Esai Khutbah Daerah Cerpen Fragmen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Keislaman Internasional English Tafsir Risalah Redaksi Opini Hikmah Video Nikah/Keluarga Obituari Tokoh Hikmah Arsip Ramadhan Kesehatan Lainnya

PCNU Pasaman Diminta Perkuat Jam'iyah Hingga Ranting

PCNU Pasaman Diminta Perkuat Jam'iyah Hingga Ranting
Penyerahan SK PCNU Pasaman, Sumatera Barat di Kantor PWNU Sumbar (Foto: NU Online/Armaidi Tanjung)
Penyerahan SK PCNU Pasaman, Sumatera Barat di Kantor PWNU Sumbar (Foto: NU Online/Armaidi Tanjung)

Padang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat yang sudah mendapatkan surat keputusan dari PBNU diminta membesarkan NU di Pasaman. Jangan ada lagi yang mengaku pengurus NU Pasaman selain yang disahkan PBNU.

 

Demikian ditegaskan Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat (Sumbar) Sulaiman Tanjung saat menyerahkan SK PCNU Pasaman kepada Ketua PCNU Pasaman Asrial Arfandi Hasan, Senen (5/10) di Kantor PWNU Sumbar, Jalan Ciliwung No. 10 Padang. 

 

Dikatakan Sulaiman, tugas pertama dari PCNU Pasaman ini adalah melakukan konsolidasi dengan pengurus, Majelis Wakil Cabang (MWC), dan ranting NU. 

 

"MWC yang sudah ada segera dikonsolidasikan. Sedangkan yang tersisa empat kecamatan yang belum terbentuk, segera dibentuk," pinta Sulaiman.

 

Sulaiman berpesan, pengurus baru diminta terus serukan era baru penangganan Covid-19 dengan mematuhi protocol kesehatan. Hal ini sesuai dengan arahan Ketua Umum PBNU. Karena NU organisasi Islam yang konsen terhadap penangganan Covid-19.

 

"Atas nama PWNU Sumbar, saya menyampaikan terima kasih kepada Caretaker PCNU Pasaman yang sudah berhasil melaksanakan pembentukan PCNU Pasaman sampai keluar SK dari PBNU untuk PCNU Pasaman," ungkapnya.

 

Ketua PCNU Pasaman Asrial Arfandi menyebutkan, tugas pertama pengurus PCNU Pasaman yang baru menerima SK ini persiapan pelantikan pengurus. Kemudian membenahi organisasi NU Pasaman, termasuk pembentukan lembaga di lingkungan NU dan meningkatkan koordinasi dengan badan otonom dan instansi lain.

 

"Sedangkan rutinitas yang akan dilakukan adalah mengaktifkan tradisi NU di masing-masing MWC," kata Asrial.

 

Asrial menyebutkan, walaupun SK belum diterima, pengurus sudah melakukan berbagai kegiatan seperti mengaktifkan lailatul ijtima', penyusunan pengurus lembaga dan mempersiapkan MWC yang belum terbentuk. 

 

"Selain itu, makin banyak masyarakat di Pasaman yang menghubungi menyatakan siap bergabung dengan NU. Mereka menyatakan siap membesarkan NU dengan berbagai aktivitasnya. Sehingga kami optimis NU Pasaman ke depan bisa bangkit dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat," pungkas Asrial.

 

Kontributor: Armaidi Tanjung
Editor: Abdul Muiz



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×