Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Pengajian Noto Ati ISNU Bojonegoro Hadirkan Anwar Zahid

Pengajian Noto Ati ISNU Bojonegoro Hadirkan Anwar Zahid
KH Anwar Zahid
KH Anwar Zahid
Bojonegoro, NU Online
Agenda rutin yang diselenggarakan sebulan sekali oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Bojonegoro, menghadirkan KH Anwar Zahid, Ahad (1/7) malam. Pengajian noto ati yang dikemas santai diadakan di halaman apotik joglo Jalan Lisman Bojonegoro.

Ratusan peserta dari berbagai daerah memenuhi halaman apotik yang juga digunakan praktik dokter Ubed, ketua PCNU Kabupaten Bojonegoro. Dalam kegiatan rutin tersebut selain mengundang penceramah, juga diisi penguatan hati dan sosialisasi program ISNU Bojonegoro.

"Malam ini kita mengundang KH Anwar Zahid sekaligus saat ini ISNU sedang merintis kegiatan ekonomi,  yakni produksi air mineral," beber ketua PC ISNU Kabupaten Bojonegoro, Yoggi Prana Izza.

Dosen IAI Sunan Giri Bojonegoro itu menyampaikan, selain rutinan pengajian noto ati, juga ada majlis dzikir dan dhuha, termasuk santunan yatim, distribusi tempat sampah di masjid-masjid dan Al-Qur'an setiap ramadhan.

Berhubung ini momentum setelah Pilkada, Ustadz Yoggi juga berpesan kepada semua peserta pengajian agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban. "Tetap menjaga kerukunan dan persatuan setelah Pilkada," terangnya.

Sementara itu, KH Anwar Zahid mengucap syukur dan mengingatkan semua jamaah, karena masih bisa metemu ramadhan kembali. Pasalnya belum tentu semuanya bisa ketemu ramadhan, sebab di bulan suci tersebut amal ibadah yang dijalankan tersebut dilipat gandakan.

"Menjadi orang taqwa merupakan perbekalan paling baik, setelah lebaran ketaqwaan semakin ditingkatkan," jelasnya dengan intonasi khasnya.

Meskipun sampai malam, para jamaah yang hadir tidak mengantuk atau bosan. Pasalnya, kiai yang terkenal dengan julukan 'Qulhu ae lek' itu juga memberikan contoh-contoh tingkatan ketaqwaan yang membuat hadirin ketawa.

"Tingkat ketaqwaan terendah seperti anak kecil saat lebaran baju baru dan mendapat uang baru," ucapnya mencontohkan yang diiringi tawa jamaah yang memenuhi halaman apotik Joglo. (M Yazid/Muiz


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×