Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Potret Semangat Menyambut Perayaan HUT RI di Negeri Paling Ujung di Nusantara

Potret Semangat Menyambut Perayaan HUT RI di Negeri Paling Ujung di Nusantara
Ilustrasi
Ilustrasi

Banda Aceh, NU Online

Warga di wilayah paling ujung di Nusantara tepatnya Kilometer Nol Pulau Sabang, Kotamadya Sabang, Aceh sangat antusias menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu bentuknya adalah dengan pengibaran puluhan bendera di Titik Nol Pulau Sabang.


Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sabang, Provinsi Aceh, Tgk Sulaiman mengatakan, pengibaran puluhan bendera di wilayah pulau titik nol merupakan bentuk rasa nasionalisme warga perbatasan yang masih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.


"Kita sangat cinta Indonesia. Ini (pengibaran bendera) dalam rangka memupuk rasa nasionalisme masyarakat," ujarnya Jumat (12/8/2022).


Hidup di wilayah terpisah dengan daratan memang serba terbatas. Namun, menurut Tgk Sulaiman, selagi masih ada kemauan maka keterbatasan bukan sebuah halangan. Hal ini tergambar dari tiang bendera yang digunakan untuk mengibarkan ribuan bendera dan warga memanfaatkan sumber daya alam yang ada.


Alumnus Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu mengatakan warga melakukan upacara pemasangan bendera merah putih untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.


Ia memberikan apresiasi untuk warga yang tinggal di perbatasan NKRI tersebut. Dikatakannya, hal ini sangat luar biasa karena menunjukkan rasa cinta tanah air dari warga. "Luar biasa semarak cinta tanah air. Dalam rangka HUT Ke-77 RI, warga mengibarkan bendera merah putih di  pulau Tugu Titik Nol Kilometer Sabang," ujar alumnus MUDI Samalanga itu.


Sementar itu, Tgk Ibnu Al-Bakari, salah seorang Ketua Ansor di wilayah Aceh yang pernah ke Pulau Sabang itu mengatakan sangat bangga atas usaha yang dilakukan warga paling ujung di negeri ini.


Pihaknya berharap nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan jangan sampai hilang di tengah-tengah masyarakat, sekalipun yang tinggal di daerah kepulauan seperti di Pulau Weh (Sabang). "Nilai-nilai kebangsaan, perjuangan dan cinta tanah air jangan sampai memudar. Mari kita gelorakan terus," ujarnya.


Tgk. Ibnu  mengatakan warga di Sabang sendiri terlihat begitu antusias menyambut HUT Ke-77 Kemerdekaan RI pada tahun 2022 ini. "Warga Pulau Nol kilometer turut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI," imbuhnya.


Menurut kandidat doktor itu, kemerdekaan merupakan buah dari perjuangan bangsa Indonesia yang gigih melawan penjajah. Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, warga  memiliki peranan penting untuk mengisi kemerdekaan. Apa saja yang dapat dilakukan?


"Ada beberapa faktor yang menjadi landasan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Faktor tersebut antara lain perasaan senasib dan sepenanggungan, adanya kesadaran bahwa kemerdekaan suatu negara merupakan hak asasi manusia, dan adanya nilai-nilai luhur bangsa," paparnya

 

Selain itu, menurut Tgk Ibnu  semangat untuk memperjuangkan kemerdekaan juga didasari oleh keinginan yang tulus untuk memperoleh kehidupan yang bebas guna mencapai cita-cita nasional dan mewujudkan tujuan negara.


Kontributor: Helmi Abu Bakar
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×