Daerah

Santri Al-Falah Plered Purwakarta Ikuti Pelatihan Dakwah Digital

Ahad, 12 Januari 2020 | 09:00 WIB

Santri Al-Falah Plered Purwakarta Ikuti Pelatihan Dakwah Digital

Pelatihan Dakwah Santri Digital di Pesantren Al-Falah Plered Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (11/20) (Foto: Adrian Fauzi Rahman)

Purwakarta, NU Online
Yayasan Pondok Pesantren Thoriqul Falah Al-Rosyid menyelenggarakan Pelatihan Dakwah Santri Digital di Pesantren Al-Falah Plered Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (11/20).

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ketua Rijalul Ansor Jawa Barat KH Ahmad Anwar Nasihin, dan Korda AIS Jabar Adhia Ahmad Turmudzi. Keduanya memberikan materi mengenai Dinamika Dakwah Nahdlatul Ulama Jawa Barat dan Pentingnya Kesadaran Bermedia.
 
Ketua pelaksana, Budiman, mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini supaya para santri salafiyah sadar akan pentingnya peran mereka dalam memahami ilmu agama di era digital saat ini. 
 
"Santri salafiyah harus sadar bahwa peran kita saat ini dalam memahami suatu ilmu agama sangatlah penting, terlebih dengan adanya perkembangan teknologi digital. Maka santri harus mulai melek dan ikut ambil peran," tegasnya. 

Selain itu, H Nizar Maulana Malik selaku Ketua Lembaga Dakwah Pemuda KNPI Jawa Barat dalam sambutan pembuka acaranya mengatakan, santri tidak boleh minder dan menjadi apa saja santri harus bisa yang penting bisa bermanfaat. 
 
"Santri bisa jadi apa saja, yang penting bermanfaat untuk sesama manusia. Belajarlah sungguh-sungguh dari sekarang, agar ketika nanti pulang ke daerahnya masing-masing, santri bisa mengisi pos-pos penting yang bisa diisi sesuai dengan kemampuan yang di miliki," ujar Nizar.
 
Sementara itu, Adhia selaku narasumber memberikan motivasi kepada para santri agar dapat membangun kesadaran diri dan peduli terhadap pentingnya bermedia.
 
"Santri itu harus multitalen apalagi sekarang sudah modern, zamannya digitalisasi, jangan sampai seorang santri gaptek (gagal teknologi)," kata Adhia.
 
Adhia juga mendorong para santri untuk terus mengikuti dan memanfaatkan perkembangan zaman dengan baik. 
 
"Jadilah generasi pada zamannya, dan bergunalah pada setiap waktu dan tempat. Agar semua generasi terkhusus santri dapat mengikuti perkembangan zaman dengan baik," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Sekjen Himpinan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Provinsi Jawa Barat Tubagus Fahmi, Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Ceceng Abdul Qodir, serta beberapa perkawilan tokoh kiai muda Purwakarta.
 
Kontributor: Adrian Fauzi Rahman 
Editor: Kendi Setiawan