Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Wisuda STAI Sunan Pandanaran, Ketua: Jangan Takut Tak Dapat Rezeki

Wisuda STAI Sunan Pandanaran, Ketua: Jangan Takut Tak Dapat Rezeki
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran Yogyakarta menggelar acara Wisuda ke-6 di Hall Al Jauharah Komplek 3 Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta pada Sabtu(17/9/2022). (Foto: Istimewa)
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran Yogyakarta menggelar acara Wisuda ke-6 di Hall Al Jauharah Komplek 3 Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta pada Sabtu(17/9/2022). (Foto: Istimewa)

Yogyakarta, NU Online
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran Yogyakarta menggelar acara Wisuda ke-6 di Hall Al Jauharah Komplek 3 Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta pada Sabtu(17/9/2022). Kali ini STAI Sunan Pandanaran mewisuda 110 mahasiswa yang lulus dari lima program studi (Prodi).


Saat memberi sambutan, Ketua STAI Sunan Pandanaran, KH Imaduddin Sukamto berharap para wisudawan siap berkhidmah, menekuni, memperdalam, dan mengembangkan ilmu sesuai bidangnya masing-masing untuk kemaslahatan umat di mana pun nantinya tinggal.


“Jangan takut tidak mendapatkan rezeki setelah anda terjun ke masyarakat. Allah sudah menjamin rezeki untuk semua makhluknya. Bertawakkallah kepada Allah, jika kalian memang orang-orang yang beriman,” katanya mengingatkan.


Menyitir hadis Nabi Muhammad SAW, Kiai Imaduddin juga memberi pesan agar alumninya menjadi orang yang kuat dan memberi manfaat kepada orang lain.


“Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah melakukan apa pun yang bermanfaat, mohon pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah, juga jangan berkecil hati,” tegasnya.


Para wisudawan lanjutnya juga harus memiliki semangat tinggi dalam perjuangan di masa depan. Menurutnya orang yang berhasil, bukanlah orang yang tak pernah gagal.


“Orang yang berhasil adalah orang yang ketika gagal, lalu bangkit lagi, gagal bangkit lagi, gagal bangkit lagi, sampai benar-benar bangkit,” tegasnya pada wisuda yang dihadiri oleh Pengasuh Pesantren Sunan Pandanaran, KH Mu’tashim Billah.


Pada wisuda kali ini, wisudawan dan wisudawati berasal dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 25 orang, Prodi Ilmu Tasawuf (IT) sebanyak 21 orang, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) sebanyak 38 orang, prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 15 orang, dan Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 11 orang.


Menurut Ketua STAI Sunan Pandanaran, Dr KH Imaduddin Sukamto, grafik jumlah wisudawan setiap tahunnya meningkat. Bukan saja dari sisi kuantitas namun juga kualitas yang terlihat dari adanya lima wisudawan yang telah hafal Al-Qur’an 30 juz pada wisuda kali ini.


Editor: Muhammad Faizin





Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×