Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Ons Jabeur: Petenis Wanita Arab Pertama Juarai Turnamen WTA

Ons Jabeur: Petenis Wanita Arab Pertama Juarai Turnamen WTA
Ons Jabeur. (Foto: Reuters)
Ons Jabeur. (Foto: Reuters)

London, NU Online
Sebuah sejarah tercatat pada kejuaraan Women's Tennis Association (WTA) yang merupakan Asosiasi Tenis Perempuan dunia ini. Pada partai final kejuaraan yang digelar di Birmingham, Inggris pada Ahad (20/6), petenis asal Tunisia, Ons Jabeur menjadi wanita Muslimah Arab pertama yang memenangkan gelar kejuaraan bergengsi dunia ini. Ia berhasil menumbangkan petenis Rusia, Daria Kasatkina dengan skor 7-5 6-4.


Dilansir News Asia Channel, Jabeur sangat senang dan bangga meraih juara pada ajang internasional ini. Keberhasilan ini menurutnya buah dari perjuangan berat dan sulit yang harus ia hadapi. Kemenangan ini ia harap mampu menginspirasi dan memotivasi lebih banyak pemain tenis wanita Arab.


"Saya harus memenangkan gelar ini hanya untuk sedikit bernafas dan juga menjadi contoh. Tidak banyak pemain Arab atau Tunisia yang bermain dan saya harap ini menginspirasi mereka untuk terus maju dan berbuat lebih banyak. Saya ingin melihat lebih banyak dari mereka bermain bersama saya," harapnya.


Tanda-tanda catatan sejarah akan terjadi sudah terlihat saat ia menjadi wanita Arab pertama yang lolos perempat final tunggal putri Grand Slam Australia Terbuka 2020. Pada laga tersebut, ia menekuk perlawanan unggulan nomor 27, Wang Qiang dari China dengan skor 7-6 (4), 6-1.


Wanita dengan perawakan tinggi besar ini terkenal dengan teknik pukulan kreatif dan pukulan dropshot yang menjadi ciri khasnya. Keberhasilannya ini semakin melengkapi catatan kemenangannya dalam 28 pertandingan di Tour tahun ini. Jabeur yang saat ini berada pada berperingkat 78 dunia WTA ini merupakan 100 persen hasil didikan Tunisia. Ia sudah menekuni olahraga tenis sejak berumur 3 tahun.


Olahraga ini diwarisi dari ibunya yang juga hobi Tenis dan menjadi anggota klub tenis lokal. “Dia adalah inspirasi besar bagiku. Dia wanita yang sangat kuat dan saya menyukai karakternya; dia memberi saya keyakinan dan dorongan untuk melangkah lebih jauh dan menang besar,” katanya.


Jabeur sudah mulai ikut kompetisi tingkat nasional saat berumur enam tahun dan melanjutkan pada tingkat internasional pada umur 10 tahun. Ia terinspirasi banyak oleh semangat petenis Andy Roddick dan juga dukungan dari keluarga.

 

Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×