Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Berawal dengan Satu Pekerja, Omzet UKM Ini Puluhan Juta per Bulan

Berawal dengan Satu Pekerja, Omzet UKM Ini Puluhan Juta per Bulan
Dengan kreativitas yang dimiliki, Erwin Ariadi tidak hanya menghasilkan masker yang sesuai aturan, namun dengan tampilan yang menarik, yakni masker yang dipadukan dengan motif kain jumputan khas Palembang. (Foto: Humas Pertamina)
Dengan kreativitas yang dimiliki, Erwin Ariadi tidak hanya menghasilkan masker yang sesuai aturan, namun dengan tampilan yang menarik, yakni masker yang dipadukan dengan motif kain jumputan khas Palembang. (Foto: Humas Pertamina)

Jakarta, NU Online

Pandemi Covid-19 berdampak besar pada sektor perekonomian terutama bagi industri kecil. PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan berusaha untuk terus mendukung UMK binaan agar dapat kembali bangkit. Yakni, dengan berbagai program UMK naik kelas dan mendukung hingga usaha kecil tersebut bisa mendunia. 

 

Salah satu usaha kecil binaan Pertamina yang turut mendapat imbas tersebut adalah Erwin Ariadi. Pemilik UMK Saqilla Design yang bergerak di bidang fesyen ini harus memutar otak agar usahanya dapat terus bertahan. "Kami berpikir bagaimana caranya ikut mencegah penyebaran virus tapi usaha saya dapat terus berjalan. Buat masker solusinya," kata Erwin.

 

Dengan kreativitas yang dimiliki, Erwin tidak hanya menghasilkan masker yang sesuai aturan, namun dengan tampilan yang menarik, yakni masker yang dipadukan dengan motif kain jumputan khas Palembang. Tak ayal, permintaan masker kain produknya pun lambat laun makin bertambah.

 

"Kami pernah mendapatkan pesanan masker sebanyak 10 ribu, dan bahkan hingga 20 ribu potong masker kain," imbuhnya. Hal ini membuat usahanya pun kembali bangkit dan seketika menjadi UMKM naik kelas. 

 

Beberapa karyawannya kini bisa kembali bekerja. Dia menyebutkan, saat ini ada sembilan karyawan yang berposisi sebagai penjahit masker. Jika memang ada kelebihan permintaan, Erwin memutuskan untuk menjalin kerja sama kemitraan dengan pengusaha penjahit lain yang kebetulan sedang lowong. 

 

Hal ini pun membawa efek domino di mana ia dapat menyelamatkan usahanya sendiri dan ikut membantu orang lain. Sebagai bentuk implementasi ESG di bidang sosial dan SDGs poin kedelapan, yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi. 

 

Sejak bergabung menjadi mitra binaan Pertamina pada 2018 silam, banyak perubahan yang ia rasakan. Seperti adanya penambahan karyawan yang semula hanya satu orang, hingga omzet yang naik menjadi Rp80 juta per bulannya. Pemasaran produknya, Erwin mengandalkan penjualan butik di Jalan Merdeka No. 3C Palembang. Serta pemasaran secara digital melalui website saqilla.business.site/.

 

Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto Sabtu (27/2) menambahkan, Pertamina mengapresiasi langkah kreatif yang dilakukan Erwin. Menurutnya, Pertamina akan terus mendukung dan membina UMK tersebut hingga terus naik kelas.

 

"Pertamina akan membantu hingga produk budaya bangsa ini bisa go internasional dan dikenal masyarakat dunia, melalui pameran dan upaya penjualan ke luar negeri atau ekspor," tutupnya.


Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×