Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Epidemiolog Jelaskan Vaksinasi Booster Cegah Kasus Baru Covid-19

Epidemiolog Jelaskan Vaksinasi Booster Cegah Kasus Baru Covid-19
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr Syahrizal Syarif. (Foto: NU Online)
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr Syahrizal Syarif. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengumumkan bahwa pemberian vaksin dosis ketiga (Vaksinasi Booster) resmi dimulai hari ini, Rabu (12/1/2022). Vaksinasi booster Covid-19 diberikan berdasarkan rekomendasi dari World Health Organization (WHO) untuk meningkatkan kadar antibodi yang menurun pascavaksinasi Covid-19 pertama dan kedua.


Menurut Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr Syahrizal Syarif hal tersebut dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan wabah Covid-19 di tengah kekhawatiran akan meningkatnya jumlah kasus akibat varian Omicron. 


“Pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan pemberian booster vaksinasi tambahan setelah pemberian dosis komplit vaksinasi yang umumnya dua dosis,” kata dr Syahrizal lewat keterangan yang dikirimkan kepada NU Online, Rabu (12/1/2022).


Dengan merujuk pada hasil penelitian di Inggris yang dipublikasi di jurnal Lancet, ia mengatakan, pemberian booster mampu meningkatkan sistem kekebalan secara berkala yang diharapkan mampu mencegah penularan varian Omicron dan varian-varian lainnya. 


“Vaksin booster juga diharapkan dapat mengurangi perawatan rumah sakit dan kematian akibat Covid-19,” katanya lagi.


Untuk diketahui, vaksin booster diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia serta diperuntukkan bagi yang berusia 18 tahun ke atas dan telah menerima vaksin dosis kedua dalam jangka waktu minimal enam bulan.


Pernyataan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana Negara dan ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan. Ia memastikan vaksinasi booster atau dosis ketiga untuk masyarakat Indonesia diberikan gratis alias tanpa pungutan biaya.


“Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena sekali lagi keselamatan rakyat yang utama," kata Presiden.


"Upaya ini penting meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, mengingat virus covid yang terus bermutasi," imbuhnya.


Pewarta: Syifa Arrahmah
Editor: Syamsul Arifin



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×