Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Innalillahi, Ketua Pergunu Lampung KH Jamaludin Malik Wafat

Innalillahi, Ketua Pergunu Lampung KH Jamaludin Malik Wafat
Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Lampung KH Jamaludin Malik . (Foto: Istimewa)
Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Lampung KH Jamaludin Malik . (Foto: Istimewa)

Bandarlampung, NU Online
Kabar duka datang dari Bumi Ruwa Jurai, Lampung. Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Lampung KH Jamaludin Malik wafat pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul 20.45 WIB di Bandarlampung. Kiai Jamal meninggal dunia karena sakit. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh salah satu sahabat dekatnya yang juga pengurus LP Ma’arif NU Lampung Muhammad Idris.


“Ya, beliau wafat di Bandarlampung. Saat ini jenazahnya sedang menuju kampung halamannya di Sidomulyo, Lampung Selatan,” kata Idris kepada NU Online sesaat setelah kabar wafatnya Kiai Jamal dan segera tersebar di berbagai platform media sosial.


Idris mengatakan bahwa Kiai jamal merupakan Ketua Pergunu dua periode. Kepengurusan masa Khidmat 2021-2026 baru saja dikukuhkan menjelang Muktamar Ke-34 NU di Lampung.  Menurutnya, Kiai Jamal merupakan sosok yang ulet dalam berorganisasi. Di bawah kepemimpinannya, banyak kiprah yang telah memberi manfaat bagi insan pendidikan di Lampung.


“Pergunu Lampung sudah banyak mengirimkan para pelajar dan santri untuk mendapatkan berbagai bea siswa dari perguruan-perguruan tinggi di Indonesia,” kata Idris.


Berbagai inovasi untuk meningkatkan performa organisasi dan para guru NU juga selalu digagas oleh Kiai Jamal. Di antaranya dengan menggandeng pihak ketiga melalui jalinan kerjasama sebagai mitra usaha dari Badan Amal Usaha Pergunu Lampung. Dengan jalinan kemitraan ini Badan Amal Usaha, Pergunu Lampung bisa melakukan pemberdayaan ekonomi anggota.


Idris menjelaskan bahwa Kiai Jamal merupakan pria kelahiran Banyuwangi pada 11 Februari 1967 dan dikaruniai tiga orang anak. Ia meraih gelar doktoralnya dari Universitas Nusantara (Uninus) Bandung. Ia meraih gelar tersebut dalam penelitian tentang Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah (Pengaruh Kompetensi, Motivasi, Sarana Prasarana, dan Iklim Sekolah terhadap Kepemimpinan Kepala Sekolah).


Selamat jalan KH Jamaluddin Malik. Lahul fatihah..


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Obituari Lainnya

Terpopuler Obituari

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×