Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

100 Takmir Masjid Se-Jombang Ikuti Lokakarya Penyembelihan Kurban Sesuai Syariat

100 Takmir Masjid Se-Jombang Ikuti Lokakarya Penyembelihan Kurban Sesuai Syariat
Para peserta lokakarya Penyembelihan Kurban Sesuai Syariat tampak antusias menyimak paparan narasumber. (Foto: NU Online/Syarif)
Para peserta lokakarya Penyembelihan Kurban Sesuai Syariat tampak antusias menyimak paparan narasumber. (Foto: NU Online/Syarif)

Jombang, NU Online
100 delegasi takmir masjid se-Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dan perwakilan mahasiswa Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) Tambakberas, Jombang, mengikuti lokakarya penyembelihan hewan kurban sesuai syariat.


Lokakarya yang dilaksanakan di gedung auditorium baru IAIBAFA Tambakberas, Jombang, ini diinisiasi sivitas akademika kampus tersebut.


Menurut pemateri Dr Makmun, menyembelih kurban sesuai syariat sangat penting menyangkut hajat orang banyak. Sebab, apabila terjadi kesalahan maka bisa berakibat besar.


“Di antara tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai dengan syariat yaitu diawali membaca basmalah, kemudian membaca shalawat,” jelasnya kepada NU Online, Jumat (8/7/2022).


Dr Makmun menambahkan, langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan yaitu menghadap ke arah kiblat. Hal ini meliputi hewan yang disembelih dan orang yang menyembelih.


“Setelah itu membaca takbir 3 kali bersama-sama dan berdoa agar kurbannya diterima oleh Allah,” imbuh Dosen Universitas Pesantren Darul Ulum Jombang ini.


Dikatakan, Hari Raya Idul Adha berkaitan erat dengan prosesi penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di masyarakat dan masjid-masjid sekitar. Hampir setiap dusun ada yang kurban. Oleh karenanya, perlu ilmu dasar menyembelih kurban sesuai syariat.


“Pemahaman mendalam tentang berbagai tata cara yang harus dilakukan selama proses penyembelihan menjadi hal penting untuk diketahui. Tentu sesuai syariat dan aturan fikih,” ujarnya.


Sementara itu, Rektor IAIBAFA KH Abdul Kholiq Hasan mengatakan bahwa pelatihan kurban sesuai syariat harus dilakukan juga ke masyarakat umum dengan tujuan edukasi. Lokakarya tersebut merupakan bagian dari pengabdian IAIBAFA ke masyarakat.


Sebelumnya, IAIBAFA mengundang takmir masjid yang tergabung dalam Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) untuk mengikuti pelatihan ini secara gratis. Hal ini karena mereka adalah tokoh masyarakat yang akan turun langsung dalam penyembelihan hewan kurban.


“Penting masyarakat dan para mahasiswa tahu tentang bagaimana tata cara penyembelihan hewan kurban yang halalan thayyiban atau sesuai syariat Islam,” ujarnya.


Tidak hanya materi, peserta lokakarya juga dilatih langsung untuk menyembelih hewan kurban. Sebelum eksekusi, pemateri juga menjelaskan bahwa pisau yang tajam menjadi salah satu ketentuan syariat dalam menyembelih. Agar hewan tidak tersiksa dengan pisau yang tumpul.


“Kegiatan workshop kurban ini ditutup dengan praktek penyembelihan hewan secara langsung oleh para pemateri,” tandasnya.


Kontributor: Syarif Abdurrahman
Editor: Musthofa Asrori



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×