Daerah

LAZISNU Surabaya Bantu Pembangunan Pesantren di Kawasan Dolly

Ahad, 14 Februari 2021 | 16:35 WIB

LAZISNU Surabaya Bantu Pembangunan Pesantren di Kawasan Dolly

Para santri Darul Fikri. (Foto: istimewa)

Surabaya, NU Online

Pada Sabtu, 12 Februari 2021 kemarin, NU Care-LAZISNU Kota Surabaya, Jawa Timur kembali melakukan penyerahan bantuan untuk Pondok Pesantren Darul Fikri. Pesantren yang didirikan oleh KH Ahmad Ansori ini yang terletak di Jalan Putat Jaya Nomor 41 Surabaya. Posisinya juga berada di tengah-tengah kota kawasan Dolly.

 

"NU Care-LAZISNU Kota Surabaya dengan antusias terus meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan atau pembelajaran dan prasarana pendidikan bagi pondok pesantren di masa pandemi Covid-19 ini," kata Direktur Pendistribusian NU Care-LAZISNU Kota Surabaya, Muhammad Irfan, Ahad (14/2) malam.


Ia mengatakan, sebanyak kurang lebih 200 anak belajar di pesantren ini. Pesantren yang juga menerapkan program tahfidz Al-Qur'an banyak santri yatim piatu dan dhuafa dan kalangan kurang mampu. Karenanya pesantren tidak menerapkan biaya.

 

"Dari beberapa santri, seiring dengan perjalanan waktu santri banyak berdatangan menimba ilmu dan beragama sebagaimana pesantren-pesantren pada zaman pendiriannya," imbuhnya.

 

Agar menampung lebih banyak santri, pesantren terus melakukan pembangunan. Seperti saat ini progress pembangunan sudah berjalan sekitar 60 persen. Selama proses pembangunan, para santri dipulangkan ke rumah mereka masing-masing.

 

Menurut Irfan, di wilayah tersebut sudah cukup banyak pesantren. Tetapi, Darul Fikri ini satu-satunya pesantren yang berdekatan dengan bekas kawasan lokalisasi. Lokalisasi kawasan Dolly ditutup oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini (waktu itu) berkat dukungan dari para kiai NU dan tokoh masyarakat. Keterlibatan LAZISNU Kota Surabaya, untuk membuktikan bahwa LAZISNU turut andil dalam pendidikan dan masa depan anak-anak di kawasan tersebut.

 

"Alhamdulillah, dalam proses pembangunan pondok ini LAZISNU Kota Surabaya memberikan bantuan berupa keramik sebanyak 40 dus. Saya harap dengan adanya pesantren ini dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa, karena saya yakin pemimpin bangsa di masa yang akan datang akan terlahir dari lulusan pesantren," imbuh Irfan.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Fikri, KH Ahmad Ansori memberi apresiasi bantuan yang diberikan oleh LAZSINU. Bantuan ini menurutnya sangat bermanfaat untuk mempercepat proses pembangunan pondok pesantren .

 

"Selain itu bantuan pembangunan pondok ini dapat meningkatkan kapasitas peserta didik sehingga bisa memberikan semangat dan meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar," ungkapnya.

 

Kiai Ahmad Ansori mendoakan LAZISNU Kota Surabaya semakin peduli kepada pondok pesantren yang ada di Kota Surabaya dan para pengusah serta para agniya terutama di kalangan Nahdliyin dapat menginfaqkan hartanya serta dan berzakat di LAZISNU.

 

Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Musthofa Asrori