Daerah

Mengenal Teknologi Pemurnian Air Bersih yang Disalurkan untuk Bantu Warga Cilacap

Ahad, 27 Agustus 2023 | 22:00 WIB

Mengenal Teknologi Pemurnian Air Bersih yang Disalurkan untuk Bantu Warga Cilacap

Community Development Officer PT PLN Indonesia Power Jateng 2 Adipala PGU, Ayu Widyaningrum (kedua dari kiri) dan Ketua LAZISNU Cilacap, Wasbah Samudra Fawaid (kedua dari kanan) saat penyaluran air bersih untuk warga terdampak kekeringan, Agustus 2023 (Foto: LAZISNU Cilacap)

Cilacap, NU Online
Dalam mengatasi dampak kekeringan, NU Care-LAZISNU Cilacap bekerja sama salah satunya dengan PT PLN Indonesia Power Jateng 2 Adipala PGU untuk penyediaan air bersih. PT PLN sendiri memanfaatkan teknologi pengolahan air dengan metode ion exchange yakni teknologi yang memungkinkan proses pemurnian, pemisahan, dan dekontaminasi larutan dengan 'penukar ion' padat yang bersifat polimerik atau mineralik.


Community Development Officer PT PLN Indonesia Power Jateng 2 Adipala PGU, Ayu Widyaningrum mengatakan, teknologi ion exchange bermanfaat untuk menghilangkan spesifik ion tertentu dari air, baik itu ion logam berat, ion anorganik, atau ion organik.


"Teknologi tersebut juga memiliki manfaat lain. Air yang telah melalui sampling rack diolah dengan teknologi ion exchange untuk memurnikan air menjadi air bebas bakteri dan bersih sehingga dapat dimanfaatkan," ujarnya kepada NU Online, Sabtu,(26/8/2023).


Ayu menjelaskan, pengolahan air menggunakan teknologi pertukaran ion atau teknologi ion exchange memiliki beberapa kelebihan yang signifikan, yaitu:

1. Penghilangan ion tertentu

Teknologi ion exchange memungkinkan penghilangan spesifik ion tertentu dari air, baik itu ion logam berat, ion anorganik, atau ion organik. "Ini sangat bermanfaat dalam mengurangi kontaminan tertentu yang berpotensi merugikan kualitas air," ungkapnya.

2. Efektivitas dalam menghilangkan zat-zat terlarut
Teknologi ion exchange dapat menghilangkan zat-zat terlarut dalam air yang tidak dapat diatasi oleh metode pengolahan air konvensional lainnya.


"Misalnya, pengolahan air menggunakan teknologi ini dapat mengurangi kekeruhan, keasaman (pH), atau kandungan klorida dalam air," bebernya.

 

3. Kemampuan pemulihan zat yang berguna

Ayu menjelaskan proses pertukaran ion juga memiliki kemampuan untuk memulihkan atau mendaur ulang zat-zat yang berguna seperti logam berharga. Misalnya, dalam pengolahan air tambang, teknologi pertukaran ion dapat digunakan untuk mengambil kembali logam berharga yang ada dalam larutan air limbah.

4. Scalabilitas

​​​​​​​Teknologi ion exchange dapat diaplikasikan pada skala kecil hingga besar sesuai dengan kebutuhan. Hal ini membuatnya fleksibel dan dapat digunakan di berbagai lingkungan yang membutuhkan pengolahan air, termasuk rumah tangga, industri, dan fasilitas kesehatan.


5. Dukungan lingkungan

Menurut Ayu, salah satu keuntungan penting dari teknologi ion exchange adalah terbebas dari penggunaan bahan kimia berbahaya. Proses ini tidak memerlukan bahan kimia tambahan yang beracun atau berbahaya dan oleh karena itu lebih ramah lingkungan dalam jangka panjang.


Salah satu sumber air yang diolah adalah air laut. "Penjelasan atau bahasa sederhanya, kami mengubah air laut menjadi layak konsumsi," jelas Ayu.


Ramah lingkungan

Selain kelebihan di atas, ternyata teknologi tersebut ramah lingkungan.


"Penting untuk diketahui masyarakat, teknologi ion exchange ramah lingkungan karena tidak mengambil air tanah dan memanfaatkan air laut," imbuhnya.


Menurut Ayu, saat ini perusahaan belum bisa mengedukasi terkait alat tersebut kepada masyarakat umum, karena alat untuk skala industri dan rumah tangga pasti berbeda.


"Kemarin kami baru rencana untuk pemasangan filterisasi air sungai agar bisa dimanfaatkan, tapi karena ada kendala jadi belum direalisasi. Mungkin yang mudah adalah filterisasi air sungai," terang Ayu.


Konsisten bantu warga
Untuk membantu warga terdampak kekeringan, PT PLN kata Ayu, menargetkan distribusi 40 ribu air bersih yang dibagi menjadi 8 kali penyaluran. "Tiap harinya tentatif, seminggu bisa 2-3 kali. Teknis penyaluran kami dengan armada sendiri, tidak dengan lembaga lain. Jadi armada pakai dari vendor kami, air dari sekitar perusahaan," ujarnya.


Ayu mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum bekerja sama dalam penyaluran dengan pihak lain selain dengan NU Care- LAZISNU Cilacap.