Pamer Tidak Puasa, Sama Saja Menghina Agama Sendiri
NU Online · Kamis, 31 Mei 2018 | 16:30 WIB
Wakil Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pringsewu Ustadz Muhammad Haris mengungkapkan keprihatinannya terhadap kenyataan masih adanya warga masyarakat yang tidak menghormati bulan suci Ramadhan. Hal ini ditunjukkan dengan makan, minum maupun merokok di depan umum.
"Masih banyak yang mengatakan senang datangnya bulan puasa namun hanya di bibir saja. Buktinya setelah datang bulan Ramadhan malah pamer makan, minum dan merokok di depan umum. Dan ternyata yang banyak, malah orang Islam sendiri," kata Ustadz Haris.
Perilaku seperti ini menurutnya merupakan salah satu tingkah laku menghina dan melecehkan agamanya sendiri. Dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi para orang tua untuk memberikan tauladan serta membimbing putera puterinya agar tidak melakukan perbuatan tersebut.
"Bagaimanapun orang tua harus tetap menjaga dan mengarahkan anak-anaknya. Anak polah wong tuo kepradah (anak berulah orang tua ikut bertanggung jawab). Allah berfirman : Wahai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka," tegasnya mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat At Tahrim ayat 6.
Oleh karenanya Ustadz Haris berharap tidak akan ada lagi para orang tua maupun anak-anak muda yang bangga pada dosa-dosa dengan mengumbar maksiat, menunjukkan dirinya pamer tidak berpuasa di depan umum.
"Mari berusaha semaksimal mungkin menjaga keturunan kita agar benar-benar mampu menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-larangan Allah SWT," ajaknya.
Penjelasan ini disampaikan Ustadz Haris saat memberi mauidzah hasanah pada Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu di Masjid Miftahul Huda Pengaleman, Ambarawa, Pringsewu, Lampung. (Fara Fatiha/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
PMII Jakarta Timur Tuntut Keadilan Usai Kadernya Tertembak Peluru Karet hingga Tembus Dada
2
Kapolda Metro Jaya Diteriaki Pembunuh oleh Ojol yang Hadir di Pemakaman Affan Kurniawan
3
PBNU Bersama 15 Ormas Islam Serukan Masyarakat Tenang dan Menahan Diri di Tengah Memanasnya Situasi
4
Demo Agustus 2025: Alarm Keras Suara Rakyat
5
Massa Aksi Jarah Markas Gegana dan Bakar Halte Senen yang Tak Jauh dari Mako Brimob Kwitang
6
Khutbah Jumat: Kritik Santun, Cermin Cinta Tanah Air dalam Islam
Terkini
Lihat Semua