Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Jelang Puncak Haji, Calon Peserta Safari Wukuf Terdata 182 Jamaah 

Jelang Puncak Haji, Calon Peserta Safari Wukuf Terdata 182 Jamaah 
Ilustrasi: Perawatan jamaah haji sakit. Foto: Kemkes
Ilustrasi: Perawatan jamaah haji sakit. Foto: Kemkes

Makkah, NU Online
Prosesi puncak haji semakin dekat. Sebanyak 100.051 jamaah haji Indonesia akan melaksanakan wukuf di Arafah pada Jumat 9 Dzulhijjah bersama dengan jamaah haji dari seluruh dunia. Namun, tidak semua jamaah dapat melaksanakan wukuf secara mandiri, dikarenakan kondisi kesehatan jamaah.


Untuk itu bagi jamaah yang sakit akan diantarkan ke Arafah untuk melaksanakan wukuf melalui safari wukuf dengan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.


Sampai Rabu, 6 Juli 2022 sebanyak 182 jamaah haji menjadi calon jamaah yang kemungkinan akan disafari wukufkan.


Dari sejumlah tersebut, sebanyak 113 calon peserta safari wukuf merupakan jamaah yang saat ini berada di kloter. Sementara calon jamaah safari wukuf yang saat ini masih menjalani perawatan di KKHI, sampai hari ini sejumlah 69 orang.


Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha memastikan jamaah calon safari wukuf yang ada di kloter, akan dibawa ke KKHI untuk dilakukan pemeriksaan per hari Rabu (6/7/2022).


"Ya, hari ini dibawa ke sini (KKHI) untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, siapa yang akan disafari wukufkan tergantung nanti hasil penilaian tim pemeriksa," ungkap Kunta.


Dari data 182 jamaah menjadi calon peserta safari wukuf, sebanyak 162 jamah merupakan calon peserta duduk dan 20 jamaah merupakan calon peserta baring.


Sebanyak 10 bus sudah disiapkan dengan komposisi 6 bus disiapkan untuk peserta posisi duduk dan empat bus untuk peserta posisi baring.


Sekjen Kunta memastikan bahwa jamaah yang akan disafari wukufkan betul betul sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Kesehatan Haji No. HK.02.07/1/1988/2017Tanggal 27 Agustus 2017.


"Yang pasti nanti yang disafari wukufkan dalam kondisi sakit, namun transportable," tambah Kunta.


Safari wukuf merupakan upaya KKHI untuk mewukufkan jamaah haji yang sakit ke Arafah, dengan mempertimbangkan keselamatan jamaah haji.


"Evaluasi kondisi kesehataan pasien akan dilakukan sampai H-1 besok (Kamis, 7/7/2022)," jelas Sekjen Kunta.


Jamaah yang disafari wukufkan harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Kesadaran baik
a) Airway, breathing, circulation baik
b) Glasgow coma scale (GCS)= 15
c) kesadaran psychiatrist baik (3P, Memuaskan, mempertahankan, dan mengalihkan perhatian)
d) kemampuan menilai realita baik (tidak ada halusinasi waham)

2. Hemodinamik (sirkulasi) stabil, mean arterial pressure (MAP) paling rendah 65 mmHg

3. Saturasi oksigen lebih dari 89 dengan nasal kanula 2-3 liter per menit

4. Transportable. Saat pemindahan tidak memperberat kondisi fisik, berpotensi menimbulkan kecacatan atau mengancam keselamatan jamaah haji sakit

5. Tidak mengidap penyakit menular/tidak infeksius

6. Penyakit tidak dalam periode akut

7. Tidak dalam krisis hipertensi.


Pewarta: Achmad Mukafi Niam
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×