Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Dukung Indonesia sebagai Tuan Rumah yang Baik, Kemnaker Siap Sukseskan G20 Bidang Ketenagakerjaan

Dukung Indonesia sebagai Tuan Rumah yang Baik, Kemnaker Siap Sukseskan G20 Bidang Ketenagakerjaan
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengataka menjadi tuan rumah G20 bidang ketenagakerjaan akan membuat Indonesia dipandang sejajar dengan negara-negara anggota G20. (Foto: Humas Kemnaker)
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengataka menjadi tuan rumah G20 bidang ketenagakerjaan akan membuat Indonesia dipandang sejajar dengan negara-negara anggota G20. (Foto: Humas Kemnaker)

Jakarta, NU Online

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bertekad menjadi tuan rumah yang baik dalam perhelatan G20 di bidang ketenagakerjaan. Kemnaker akan berjuang tidak hanya untuk menyukseskan perhelatan acara, namun juga akan berjuang menyampaikan rumusan kebijakan agar dapat disepakati bersama. 

 

"Tuan rumah yang baik adalah tuan rumah yang secara perhelatan dapat melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya. Kita juga ingin menjadi tuan rumah yang berhasil menyampaikan gagasan-gagasan kita untuk menjadi komitmen bersama," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, dalam pembukaan pertemuan pertama Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan atau The First Employment Working Group (EWG) Meeting di Jakarta, Selasa (8/3/2022).

 

Menurut Anwar Sanusi, menjadi tuan rumah G20 bidang ketenagakerjaan akan memberikan keuntungan bagi Indonesia. Pertama, Indonesia dipandang sejajar dengan negara-negara anggota G20. 

 

"Kami melihat impact dengan kita menjadi tuan rumah, kita akan bisa menjukkan bahwa Indonesia ini sejajar dengan negara-negara lain di dalam G20," kata Anwar Sanusi. 

 

Keuntungan lainnya, kata Anwar, Indonesia akan mendapatkan pengalaman dan best practice dari negara-negara G20 dalam menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan. Menurutnya, meskipun setiap negara memiliki pengalaman dan masalah berbeda di bidang ketenagakerjaan, akan ada sejumlah kesamaan pengalaman dan gagasan ketenagakerjaan yang dapat diambil sebagai pelajaran dan rumusan kebijakan ketenagakerjaan. 

 

"Kita belajar dari kesamaan untuk menghasilkan rumusan-rumusan kebijakan yang nanti dapat dilaksanakan oleh negara yang bersangkutan, dan tentunya bisa memberikan pelindungan secara signifikan kepada pekerja dan buruh," jelasnya. 

 

Dalam pelaksanaan pertemuan G20 bidang ketenagakerjaan, Indonesia mengusung tema utama Improving the Employment Condition to Recover Together (Meningkatkan Kondisi Kerja untuk Pulih Bersama). Tema ini bertujuan untuk mendukung tema utama Presidensi G20 Indonesia, yakni Recover Together, Recover Stronger.

 

Dalam pelaksanannya, G20 bidang ketenagakerjaan akan mencakup lima pertemuan secara terpisah, terdiri dari empat pertemuan tingkat kelompok kerja (EWG) dan satu pertemuan tingkat menteri ketenagakerjaan (Labour and Employment Ministers Meeting).


Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Ketenagakerjaan Lainnya

Terpopuler Ketenagakerjaan

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×