Home Nasional Warta Esai Khutbah Daerah Cerpen Fragmen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Keislaman Internasional English Tafsir Risalah Redaksi Opini Hikmah Video Nikah/Keluarga Obituari Tokoh Hikmah Arsip Ramadhan Kesehatan Lainnya

Ginanjar Sya’ban, Peraih Santri Awards 2021, Filolog Islam Nusantara

Ginanjar Sya’ban, Peraih Santri Awards 2021, Filolog Islam Nusantara
Ahmad Ginanjar Sya'ban. (Foto: FB Ahmad Ginanjar Sya'ban)
Ahmad Ginanjar Sya'ban. (Foto: FB Ahmad Ginanjar Sya'ban)

Jakarta, NU Online

A. Ginanjar Sya’ban, kandidat doktor Filologi FIB Universitas Padjadjaran Bandung ini berhasil meraih Santri Awards 2021 dalam Bidang Agama. Predikat ini diumumkan pada Acara Puncak Malam Anugerah Duta Santri Nasional 2021, Festival Halal Fashion 2021 dan Santri Award 2021.


Pengumuman ini disiarkan langsung oleh TVRI, pada Kamis (21/10/2021) lalu dari Graha Sabha Pramana UGM. Dalam acara itu hadir pula Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin, Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas, dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.


“Teima kasih banyak atas atensi, doa, dan dukungan. Semua ini didedikasikan untuk guru-guruku di pesantren,” kata Ginanjar Sya'ban di facebooknya.


Pria kelahiran Majalengka, Jawa Barat itu menyampaikan, para ulama pesantren di Nusantara memiliki banyak karya intelektual tertulis yang tak kalah dengan karya para ulama di belahan dunia Islam lainnya, termasuk Timur Tengah. 


“Pada masanya dulu, karya beberapa guru kita orang pesantren telah menjadi acuan dan rujukan keilmuan dunia Islam dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan,” imbuhnya saat dihibungi NU Online pada Sabtu (23/10/2021).


Ginanjar menyayangkan generasi zaman sekarang karena masih banyak yang tidak menyadari kebesaran, kemegahan, dan kekayaan khazanah warisan intelektual tertulis para ulama Nusantara terdahulu itu. Karena itu perlu kiranya agar para santri generasi sekarang dapat menjaga, merawat, dan mengembangkan kekayaan khazanah tersebut.


“Syukur-syukur jika ada gerakan kebangkitan kedua, yaitu lahirnya para mu'allif-mu'allif muda yang mampu meneruskan tradisi tulis menulis para ulama Nusantara terdahulu itu. Karena yang mampu melakukan ini adalah orang-orang pesantren,” ujar alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur itu.


Terkait pengalaman organisasi, Ginanjar pernah menjadi Jurnalis NU Online untuk desk berita bahasa Arab dan berita-berita Timur Tengah, Pemimpin Redaksi Buletin Afkar PCINU Mesir, Pemimpin Redaksi Jurnal Pemikiran Nuansa Mesir, Anggota Lakpesdam PCINU Mesir, Wakil Katib Syuriah PCINU Mesir, dan Pengurus LPBKI MUI Pusat. 


Ia juga memiliki bebrapa riwayat pekerjaan, seperti Staf penerjemah kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan (ATDIKBUD) KBRI Mesir (2010-2015), Staf pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Pusat Studi Indonesia, Art Faculity, Suez Canal University, Ismailia, Egypt (2010-2015)


Dosen Pascasarjana Fakultas Islam Nusantara (FIN) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta (2016-sekarang), Ketua Pusat Kajian Islam Nusantara (PKIN) UNUSIA Jakarta (2016-2018), dan Ketua tim digitalisasi manuskrip di Banyuwangi untuk program DREAMSEA (2019).


Riwayat interpreter, ada Interpreter bahasa Arab-Indonesia pada seminar internasional ‘Join Research High Level Education Indonesia-Egypt’ (KBRI Mesir, 2015), Interpreter bahasa Arab-Indonesia pada seminar internasional “Medico Legal dan Human Traficking” (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bali, Oktober 2016).


Interpreter bahasa Arab-Indonesia pada seminar internasional “Wordl Sufi Forum” (JATMAN PBNU, Jakarta, 2018), Interpreter bahasa Arab-Indonesia pada seminar internasional “World Sufi Forum” (JATMAN PBNU, Pekalongan, 2019), dan Interpreter bahasa Arab-Indonesia pada seminar internasional ‘IMLA’ (Ittihâd Mudarrisî al-Lughah al-‘Arabiyyah Indonesia, Bandung, 2019).


Ginanjar juga memiliki beberapa karya buku, yaitu Ibnu Rusyd: Gerbang Pencerahan Timur dan Barat, Ensiklopedi Islam Nusantara: Bagian Budaya, Mahakarya Islam Nusantara: Kitab, Manuskrip, dan Korespondensi Ulama Nusantara.


Terjemah novel ‘Ayat-Ayat Cinta’ karya Habiburrahman el-Shirazi ke dalam bahasa Arab, terjemah novel ‘Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman el-Shirazi ke dalam bahasa Arab, terjemah novel ‘Tenggelamnya Kapal van Der Widjck’ karya HAMKA ke dalam bahasa Arab.


Terjemah profile Perguruan-Perguruan Tinggi Indonesia dalam bahasa Arab, terjemah cerita-cerita rakyat Nusantara dalam bahasa Arab, terjemah novel ‘Arus Balik’ ke dalam bahasa Arab karya Pramoedya Ananta Toer.


Kontributor: Muahamad Abror

Editor: Fathoni Ahmad



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×